Pilihan
Pencairan DAK Fisik Tahap 1 di Riau Ditunda Hingga September
PEKANBARU - Pengajuan pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahap pertama tahun 2020 di Provinsi Riau ditunda sampai September.
Kepala Biro Pembangunan Setdaprov Riau, Aryadi kepada wartawan mengatakan perpanjangan pencairan tahap pertama DAK fisik karena pandemi Covid-19.
"Memang untuk pencairan DAK fisik tahap pertama paling lambat 21 Juli. Karena pandemi Covid-19 diperpanjang sampai Agustus, dan diperpanjang lagi sampai September," jelasnya.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Lebih lanjut Aryadi menjelaskan, perpanjangan pencairan DAK fisik tersebut karena karena ada penambahan pagu pembangunan irigasi, yang pola pekerjaannya padat karya.
"Penambahannya sekitar Rp4 miliar di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau," terangnya.
Aryadi menceritakan, awalnya pembangunan irigasi ini sudah direncanakan. Hanya saja karena pandemi Covid-19, anggaran tersebut direfocusing oleh kementerian terkait.
"Kemudian anggaran itu dimunculkan oleh kembali Kementerian Keuangan, dengan harapan pembangunan irigasi menggunakan pola padat karya bisa mendorong perekonomian masyarakat di masa pandemi Covid-19," tukasnya.
Untuk diketahui mekanisme pengajuan pencairan DAK fisik yang dialokasikan di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui tiga tahap. Tahap pertama 25 persen, tahap dua 45 persen dan tahap 30 persen.
Sedangkan tahun 2020, Pemprov Riau mendapat DAK fisik sebesar Rp436 miliar lebih, yang tersebar di 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Pendidikan, Dinas PUPR-PKPP, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Dinas Kebudayaan, Dinas LHK, RSJ Tampan, RSUD Arifin Achmad dan RSUD Petala Bumi.
.png)

Berita Lainnya
Dukung Ketahaan Pangan Polsek Kerumutan Pastikan Jagung Pipil di Desa Banjar Panjang Tumbuh Subur
Akhirnya, Satpol PP Inhil Buka Segel Plang Bagi Pelaku Usaha yang Bayar Pajak
216 Calon Anggota PPK se Kampar Hari Ini Mulai Jalani Tes Wawancara
Pengurus DPW Dinas PUPR Kampar Masa Bakti 2019-2024 Dikukuhkan
Usulan Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional Sudah Penuhi Tiga Syarat
Pemkab Bengkalis Bentuk Satgas Gabungan Pengawasan Pelayanan Pelabuhan Ro-Ro Air Putih - Sungai Pakning
Bupati Inhil Siap Dukung Program PWI Inhil 2020-2023
Pj Bupati Inhil Hadiri Haul Guru Sekumpul ke-19 di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin
Buka Rapat Paripurna Hari Jadi Kampar Ke 76 , Ketua DPRD : Mari Kita Bersama Membangun Kampar dengan Hati
Konsumen Kesal Indomaret Sering Jual Susu Bayi Kaleng dengan Kondisi Penyok
70 Persen Pencakar Ditargetkan Terserap di Riau Job Fair
Sejumlah Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru Dirazia