Pilihan
Risma Janji Bangun Rusun Untuk Para Tunawisma
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menjanjikan tempat tinggal berupa rumah susun (Rusun) untuk para tunawisma yang diamankan saat melakukan blusukan di kawasan Sudirman-Thamrin beberapa waktu lalu.
Risma mengaku rusun tersebut akan dibangun di Balai Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis Pangudi Luhur, di Bekasi, Provinsi Jawa Barat dalam waktu dekat ini.
"Jadi kita akan bangunkan di situ," ujar Risma di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis Pangudi Luhur, Bekasi, Jumat (8/1/2021).
Risma mengatakan, pembangunan Rusun akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Setelah apa mereka, yang bangun Kemen PU. Bukan kami, jangan salah lagi, seolah-olah Bu Risma, nggak, kami hanya sediakan lahan, dan PU yang akan bangun," ucapnya.
Kementerian PUPR sendiri sudah mengecek lahan yang diajukan Kemensos untuk dibangun rusun 2 hari yang lalu. Risma menargetkan pembangunan rusun sudah selesai pada akhir tahun 2021. Adapun 1 blok rusun sanggup menampung sekitar 100 KK tunawisma.
"Oh sudah (persetujuan). Dua hari yang lalu (Kementerian PUPR) datang untuk melihat itu, targetnya akhir tahun ini (selesai). Satu blok 100 KK. Nanti kita akan bangun lagi satunya di Bambu Apus 1 blok," jelas Risma.
Tidak hanya soal Rusun, Risma juga menyinggung evaluasi soal bansos COVID-19. Evaluasi tersebut bakal dilakukan bulan depan.
"Nah tapi saya sampaikan, nanti kita evaluasi di bulan Februari. Nah caranya adalah nanti ada report dari Himbara (Himpunan bank milik negara) yang kita tunjuk dengan PT Pos. Report itu lah yang akan kita evaluasi seperti apa. Sambil kami menerima masukan-masukan dari warga," terangnya.
Seperti diketahui, Risma sempat menjanjikan para tunawisma tempat tinggal berupa rumah susun (rusun). Ketika rusun selesai dibangun, mereka akan dipindahkan ke sana supaya tunawisma lain bisa ditempatkan di balai rehabilitasi sosial tersebut.
"Kalau rusun jadi kamu pindah ke sana, gantian. Konco mu kan banyak, butuh tempat," kata Risma.
.png)

Berita Lainnya
Kemenperin: Industri Kimia Berperan Penting ke Manufaktur Nasional
Ini Tarif Listrik PLN Berlaku Januari - Maret
Buru Travel Gelap Angkut Pemudik, Korlantas Polri Siagakan 333 Titik Penyekatan
Presiden Perintahkan Konversi LPG ke Kompor Induksi, PLN: Kami Sudah Siap
Imigrasi Pulangkan 32 WNA India
Lima Tokoh dan Pejuang Riau Terima Penghargaan
Skandal Judi Online di Kemenkominfo: Menkominfo Budi Arie dalam Sorotan Tajam
Iuran BPJS Kesehatan Tahun 2020 Ditanggung Pemerintah, Ini Peserta yang Berhak Dapat
Sebanyak 30 Jaksa Nakal Ditindak Selama 100 Hari Pemerintahan Prabowo
Dirut PLN Sebut Tarif Listrik Naik Bisa Sehatkan Perusahaan
Firli Minta Kepala Daerah Tak Risih dengan Kerja KPK
Ibu Hamil Buruan Cek Rekening! BLT Mulai Cair Lagi