Pilihan
PKB Minta Agama Calon Kapolri Komjen Listyo Tak Dipersoalkan
(INDOVIZKA) - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid meminta tidak ada pihak mempersoalkan agama yang dianut calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Listyo diketahui menganut agama Kristen Protestan.
Menurut Jazilul, Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi Pancasila dan agama seharusnya tidak menjadi sumber masalah.
"Bagi masyarakat yang masih mempersoalkan agama yang dianut Pak Sigit, perlu diingat bahwa Indonesia sebagai negara Pancasila, semua warga negara memiliki hak dan kedudukan yang sama di hadapan hukum," kata Jazilul kepada CNNIndonesia.com, Rabu (13/1/2021).
"Jangan jadikan agama sebagai sumber masalah. Mari kita gunakan agama sebagai sumber persatuan, kesatuan dan kerukunan," imbuhnya.
Lebih lanjut, ia meyakini DPR akan menyetujui nama Listyo sebagai calon Kapolri yang telah diusulkan oleh Presiden Joko Widodo.
Menurutnya, Listyo merupakan polisi yang memiliki prestasi dan pembawaan yang tenang. Wakil Ketua MPR itu berharap, Listyo tetap menjadi pribadi yang lembut, bijaksana, dan mampu berkomunikasi dengan setiap lapisan masyarakat bila telah menduduki jabatan Kapolri nantinya.
Masalah agama calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis sebelumnya menjadi sorotan Komisi III DPR pada November 2020. Listyo sendiri diketahui adalah seorang penganut agama Protestan.
Ketika itu, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengaku tak masalah Kapolri pengganti Idham berasal dari kalangan nonmuslim atau bukan beragama Islam.
Menurut Sahroni, tugas Polri adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan sebagai lembaga dakwah.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengusulkan Listyo sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Idham. Usulan nama Kapolri ini tertuang dalam Surpres yang diserahkan Pratikno ke Pimpinan DPR, Rabu (13/1/2021).
Pengusulan ini pun mengartikan bahwa Listyo mengalahkan empat nama calon lainnya yang diusulkan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yaitu Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, serta Kalemdikpol Komjen Arief Sulistyanto.
.png)

Berita Lainnya
Resmi Jadi KSAD, Harta Jenderal Dudung Abdurachman Hanya Rp 1 Milyar
Sebelum Berpergian, Masyarakat Wajib Kantongi Surat Rapid Test & PCR
Serikat Pekerja Sebut Aturan JHT Cair Umur 56 Tahun Tanpa Persetujuan Buruh
UU Ciptaker, Pekerja Asing Makin Mudah Masuk RI
3.500 Peserta Mendaftar Indonesia Digital Conference 2020
Imigran Asal Afghanistan Tewas Gantung Diri di Pekanbaru
MUI: Pemerintah Tegas Tutup Masjid, Tapi Tidak Tempat Berkumpul
Program Subsidi Tagihan Listrik Diperpanjang? Ini Penjelasan PLN
Besok, Iuran Peserta BPJS Kesehatan Resmi Turun
Terima Kasih! APBN Selamatkan 5 Juta Orang dari Kemiskinan
Nuraini, Peracik Bumbu Indomie Wafat, Airlangga: Indonesia Kehilangan Legenda Kuliner
Selain THR dan Gaji ke-13, PNS Juga Dapat Tambahan Tunjangan 50%