Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pekanbaru Baru Dapat 11.040 Dosis Vaksin Covid-19
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Vaksin yang kini dipakai untuk tenaga medis merupakan jenis Sinovac. Ke depan, akan ada vaksin jenis lain yang digunakan.
Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT mengatakan, vaksin jenis Sinovac sangat dibutuhkan oleh tenaga kesehatan (Nakes) dan tim Satgas Covid-19. Tapi, jumlah vaksin ini sangat terbatas, Pekanbaru baru mendapat 11.040 dosis.
"Indonesia tak akan membeli satu jenis vaksin. Vaksin Sinovac ini hanya untuk tahap awal dan jumlahnya terbatas," kata Walikota, Selasa (19/1/2021).
Di media sosial (Medsos) beredar perbincangan-perbincangan yang membuat keraguan. Tapi, kata dia, yakinlah warga Pekanbaru sangat membutuhkan vaksin.
Apalagi, kehalalan vaksin Sinovac sudah ditetapkan dalam Fatwa Majelis Umum Indonesia (MUI). Kemudian, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah melaporkan hasil penelitian uji vaksin Sinovac.
"BPOM telah menyatakan bahwa kandungan vaksin Sinovac ini telah memenuhi indikator yang disyaratkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Artinya, vaksin Sinovac dapat digunakan dalam keadaan darurat ini," jelasnya.
.png)

Berita Lainnya
Penimbunan Ruas Jalan Sungai Beringin Tembilahan Dimulai
Riau Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, Antisipasi Musim Hujan Ekstrem
Hotspot di Sumatera Meningkat, Riau Membara 75 Titik
Permudah Layanan Pengaduan, Pemkab Siak Luncurkan Aplikasi SIP PUAN
Gubri Didesak Batalkan SK Pengangkatan dan Pelantikan Pejabat
Ikut Petang Belimau, Ribuan Masyarakat Pekanbaru Penuhi Tepian Sungai Siak
Usulan Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional Sudah Penuhi Tiga Syarat
Kegiatan Masyarakat Pekanbaru di 11 Kelurahan Ini Bakal Dibatasi
STAI Auliaurrasyyidin Kembali Gelar Workshop Jurnalistik dengan Ratusan Mahasiswa
Mogok kerja, THL TPA Muara Fajar Tetap Jadi Penyapu
Emak-Emak di Tembilahan Serbu Pasar Murah Minyak Goreng Curah
Diikuti Anggota DPRD, Pemkab Inhil Gelar Sosialisasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi