Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Mayat Perempuan di Jalan Lintas Bono Dibawa ke RS Bhayangkara di Pekanbaru
PELALAWAN (INDOVIZKA) - Penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan di pinggir Jalan Lintas Bono, KM 3 Desa Dundangan Kecamatan Pangkalan Kuras, Kamis (11/2/2021) sejauh ini belum diketahui identitasnya. Hanya saja, jajaran Polres Pelalawan sudah melakukan penyidikan di lokasi kejadian, seterusnya jasad korban dikirim ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara di Pekanbaru untuk dilakukan otopsi.
Polisi belum bisa menyimpulkan apakah penemuan sesosok mayat ini diduga akibat tindakan kriminal, sebelum dilakukan otopsi. Bahkan, polisi mengimbau kepada masyarakat Pelalawan yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk dapat melihat langsung ke RS Bhayangkara di Pekanbaru.
Langkah ini akan memudahkan pihak kepolisian mengungkap penemuan mayat berjenis kelamin perempuan yang tidak diketahui identitasnya itu.
Hal ini diungkapkan Kapolres Pelalawan AKBP Indra Sujatmiko S.Ik melalui Kasubag Humas Iptu Edy Harianto, Kamis (11/2/2021).
"Belum bisa kita simpulkan apa-apa, terkait penemuan sesosok mayat ini. Kita menunggu hasil otopsi dari RS Bhayangkara Polri di Pekanbaru. Namun jika ada masyarakat khususnya warga Pelalawan merasa kehilangan anggota keluarganya bisa datang melihat langsung ke RS Bhayangkara. Ini akan membantu kita," terangnya.
Menurut Kasubag Humas Edy, sesosok mayat berjenis kelamin perempuan itu, ditemukan di pinggir jalan dalam semak-semak tepatnya Jalan Lintas Bono KM 3 masuk wilayah RT 001 RW 004 Desa Dundangan Kecamatan Pangkalan Kuras.
Mayat Mis X, cakap Edy, ditemukan Kamis (11/2/2021) sekitar pukul 13.30 WIB. Korban ditemukan dengan kondisi telungkup. Atas kejadian ini tambah Edy, Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Ario Damar, SH, S.Ik beserta personil gabungan dari Polsek Pangkalan Kuras dan Polsek Bunut mendatangi lokasi, melakukan serangkaian penyidikan, hingga jasad sang mayat dikirim ke RS Bhayangkara Pekanbaru.
Berdasarkan keterangan Ketua RW setempat dan berbagai saksi disebutkan bahwa sesosok mayat tersebut diduga telah berada di TKP selama lebih kurang dua hari yang lalu dan menimbulkan bau busuk. Hanya saja masyarakat menduga, bau menyengat itu adalah onggokan sampah.
"Hingga tadi saksi yang sempat melihat sebelumnya dibuat kaget, bahwa bau menyengat diduga onggokan sampah ternyata sesosok mayat," papar Edy.
Dari foto yang diterima INDOVIZKA.com, sesosok mayat, ini terlihat menggunakan celana hitam. Di sisi bagian luar celana terdapat dua garis putih memanjang kebawah. Baju yang guna korban juga warna hitam lengan pendek, tampak juga ia memakai jilbab, motif bunga-bunga warna coklat.
Sekujur tubuh mayat, mulai tidak berbentuk. Tampak di beberapa bagian kulit mengelupas. Bahkan pada lengan kanan bagian dalam terlihat hancur.
Di tempat terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Kuras IPDA Esafati Daeli, SH yang turut serta melakukan penyidikan di lokasi meminta untuk menunggu hasil otopsi hingga baru bisa disimpulkan apakah motif dibalik sesosok penemuan mayat tersebut.
"Sabar, sabar kita tunggu hasil otopsinya. Kepada masyarakat imbau jika ada anggota keluarga yang hilang, bisa datang dan melihat langsung ke RS Bhayangkara di Pekanbaru," tandasnya, singkat seraya mengatakan usia mayat Miss X diperkirakan antara 15 tahun sampai 30 tahun.***
.png)

Berita Lainnya
Petugas Jaga Rutan Pekanbaru Gagalkan Percobaan Kabur Tiga Napi
Temui Menpora Amali, Gubri Usulkan Riau Jadi Tuan Rumah Haornas ke-39
Jadi Pemateri KKP di SMAN 01 Bangkinang Kota, Syawir : Kepedulian Terhadap Demokrasi Sangat Penting
Kubu Ridho "Legowo" atas Kemenangan Rajut di Pilkada Inhu 2020
Ketua HMI Korkom Pelalawan Tegaskan Dukungan: POLRI Harus Tetap di Bawah Presiden
Kuansing Tuan Rumah HPN Riau
Sempat Heboh Pemotongan Dana BLT, Ini Penjelasan Kadis DPMD Inhil
Kerumunan Warga di RSD Madani saat Antre Vaksinasi, Jangan Sampai Ada Klaster Baru
Lusa, Pasangan Afrizal - H Sulaiman Mendaftar ke KPU Rohil
110 Personil Satgas TMMD ke 111 Kodim 0314 Inhil Diberangkatkan ke Pelangiran
DPRD Pekanbaru tak Puas dengan Jawaban Dishub Soal Pengelolaan Parkir
70 Warga Kandis Siak Digelandang Ke Mapolsek