Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Golkar: Jangan Asal Bunyi dalam Kritik Pemerintah, Apalagi Menyebarkan Hoaks
JAKARTA (INDOVIZKA) - Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi mengapresiasi langkah dan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang siap menerima kritik pedas dan saran dari masyarakat terhadap pelayanan publik demi terciptanya perubahan yang lebih baik. Menurutnya, kritik itu tidak asal apalagi sampai menyebarkan hoaks.
"Kritik yang diharapkan pastinya kritikan pedas yang membangun, jangan mengkritik pemerintah asal bunyi saja dan akhirnya menyebarkan hoaks. Kritik demi terwujudnya perubahan dan terciptanya sebuah pemikiran baru dan hadirnya sebuah solusi demi kemajuan negara yang kita cintai yaitu NKRI," mata Andi Rio, Senin (15/2/2021).
Politikus Partai Golkar itu berharap, agar masyarakat dapat lebih mengkritisi kinerja-kinerja pemerintah secara objektif dan sesuai kaidah yang sesuai aturan dan mekanisme dalam menyampaikan kritik.
Hal itu demi terwujudnya perbaikan secara bertahap terhadap pelayanan publik
"Masyarakat bisa mengkritik pemerintah melalui media massa, sosial media serta media lainnya tentunya harus sesuai etika. Tentunya kritik harus berdasarkan fakta dan data," ujarnya.
Lebih lanjut, Andi Rio berharap agar pemerintah dapat lebih mempersiapkan kesiapan birokrasi baik dari sisi sumber daya manusia dan kotak saran yang biasa terlihat untuk dapat rajin dibuka dan dibaca di setiap sentra pelayanan publik dalam menerima kritik pedas yang akan diterima.
"Jangan sampai kotak saran yang biasa kita lihat hanya sebuah pajangan semata dan tidak pernah dibuka, serta pegawai yang dikritik di lokasi pelayanan publik harus siap dan ramah. Jangan nanti malah marah dan justru akan menimbulkan keributan di lokasi," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat lebih aktif menyampaikan kritik dan masukan terhadap kerja-kerja pemerintah. Pernyataan itu Jokowi sampaikan saat peluncuran laporan tahunan Ombudsman RI tahun 2020.
Jokowi juga meminta pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan publik. Tak hanya itu, dalam sambutannya di acara Hari Pers Nasional, Jokowi mengatakan ia dan pemerintah siap menerima saran dan kritik dari insan pers.
Menurut Jokowi, pers berkontribusi banyak bagi Indonesia. "Pemerintah terus membuka diri terhadap masukan dari insan pers. Jasa insan pers sangat besar bagi kemajuan bangsa selama ini dan di masa yang akan datang," ujar Jokowi.
Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menyampaikan bahwa pemerintah tidak pernah takut dikritik publik. Fadjroel membantah anggapan bahwa pemerintah menjerat masyarakat yang mengkritik pemerintah dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).***
.png)

Berita Lainnya
Komisi II Harap Jadwal Pemilu Sudah Diputuskan Sebelum DPR Reses Desember
Kejati Tingkatkan Kasus Ambruknya Turap Danau Tajwid ke Penyidikan
Corona Virus Mematikan, Belum Ada Obat Penyembuhnya
Breaking News: Pertamina Benarkan Tangki di Kilang Cilacap Terbakar
Puluhan Tokoh Pers Nasional Siap Hadiri HPN Riau 2025
Buruh Demo Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Pekan Depan
Liburan Telah Tiba, 3 Wisata Laut di Indonesia Yang Wajib Dikunjungi
Rapid Test Harus Bayar, Alokasi Anggaran Corona Dipertanyakan
Jelang Pelantikan, Seluruh Kepala Daerah Berkumpul, Ada Apa ??
AMSI Perkuat Ekosistem Jurnalisme Digital yang Berkualitas
Mengenal Perbedaan Makanan Pembuka, Utama, dan Penutup
Mendag Larang Ekspor Masker Hingga 30 Juni 2020