Pilihan
Lahan Gambut di Kuala Kampar Pelalawan Terbakar
PELALAWAN (INDOVIZKA) - Lahan di pulau Penyalai atau Kecamatan Kuala Kampar terbakar. Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersebut terjadi di lahan gambut yang berada di Desa Sungai Solok, di kecamatan paling timur Kabupaten Pelalawan ini, Kamis (4/3/2021).
Berdasarkan informasi didapat INDOVIZKA.COM petugas Karhutla yang terdiri dari tim gabungan sudah turun ke lokasi berusaha memadamkan api agar tidak meluas.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan, Abu Bakar FE, ketika dikonfirmasi, Kamis (4/3/2021) belum bisa menaksir luasan lahan gambut di Desa Solok Kecamatan Kuala Kampar yang terbakar tersebut.
"Belum bisa kita taksir, luasan lahan gambut di Desa Solok ini yang terbakar. Namun tim gabungan terdiri dari, TNI, Polri, Satpol PP Damkar dan masyarakat sudah turun ke lokasi berusaha memadamkan api," tegas Abu Bakar seraya mengatakan lahan yang terbakar adalah lahan kosong diduga milik masyarakat.
Untuk hari ini cakap Abu Bakar, terpantau dua titik api, satu diantaranya di Kuala Kampar. Sedangkan satunya lagi terpantau di Desa Gambut Mutiara Kecamatan Teluk Meranti. Untuk di Teluk Meranti tim gabungan juga sudah turun ke lokasi memadamkan api.***
.png)

Berita Lainnya
Komisi II DPRD Inhil Tindak Lanjuti Laporan Masyarakat Enok
Masuk Kebun Warga, Seekor Buaya Dievakuasi BBKSDA Riau
Ansar Pertanyakan Angka Rancangan Perubahan APBD Kampar, Paripurna Terhenti
Perketat Jalur Masuk, Perbatasan Riau-Jambi Didirikan Posko di Inhil
Ketimbang Dapat Bantuan, Masyarakat Pekanbaru Lebih Berharap Penyelesaian Banjir
Rangkaian Acara MTQ Ke 54 Tahun 2025 di Kecamatan Kampar Utara Berjalan Baik, Ini Ucapan dan Apresiasi dari Ketua Harian LPTQ Kampar
Masyarakat Tapung Titip 5 Aspirasi ke Abdul Wahid terkait Transisi Blok Rokan
Komisi III DPRD Pekanbaru Tetap Kawal Proses Belajar Tatap Muka
Dinas PUPR Rohul Gerak Cepat Tangani Sementara Putusnya Jalinprov Riau-Sumut
Pekan Pertama Agustus, Harga Bawang Merah Turun, Cabai Masih Rp90 Ribuan
Karhutla di Inhil Capai 304,5 Hektare
Miris, Mahasiswa Riau di Jambi Tak Miliki Asrama