Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Masuki Musim Panen, PDIP Minta Bulog Serap Beras Petani Sebanyak-banyaknya
JAKARTA (INDOVIZKA) - Memasuki musim panen raya padi pada April ini, Fraksi PDI Perjuangan melalui anggotanya di Komisi IV yang membidangi masalah pertanian, Effendy Sianipar, meminta agar Bulog segera menyerap beras hasil panen para petani sebanyak-banyaknya. Dengan harapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tetap aman sehingga tidak perlu lagi dilakukan impor beras.
Dikatakannya, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), potensi dari hasil panen raya hingga April 2021 ini, diperkirakan mencapai 14,54 juta ton beras atau mengalami kenaikan sebesar 3,08 juta ton (26,84%) dibandingkan dengan produksi beras pada periode yang sama tahun 2020 sebesar 11,46 juta ton.
"Jadi Bulog harus segera menyerap dengan melakukan pembelian beras hasil panen rakyat ini sebanyak-banyaknya. Tujuannya apa? Pertama agar cadangan beras dalam negeri atau pemerintah aman, kedua tidak perlu lagi ada kebijakan impor beras. Karena itu merugikan rakyat," ujar Effendy Sianipar kepada wartawan, Kamis (15/4/2021).
Ditambahkannya, dalam penyerapan beras hasil panen raya itu. Bulog harus tetap menjaga stabilitas harga pembelian dari para petani, sehingga para petani tidak merasa rugi terlebih mengingat saat ini telah memasuki bulan Ramadhan dimana para petani umumnya sangat membutuhkan pemasukan materi.
"Sekarang harga gabah di tingkat petani yang saya dengar sudah turun ke harga Rp 4.300 per kg. Jadi stabilitas harga harus dijaga jangan dibiarkan terjadi penurunan harga ini terus terjadi," ungkap legislator dapil Riau I itu.***
.png)

Berita Lainnya
BPOM Sita 19 Obat Herbal Ilegal, Ada Kopi hingga Madu Mengandung Viagra
Usulan Calon Kapolri Diserahkan Mensesneg, DPR akan Panggil Listyo Sigit Pekan Depan
Diprediksi Akan Terjadi, Apa Itu Gelombang Kedua Virus Corona?
Jokowi Resmi Batalkan Vaksinasi Berbayar
71 Staf Peneliti Diberhentikan, Eijkman: Riset Vaksin Merah Putih Tetap Lanjut
Antrean Panjang, Wapres Sarankan Rp140 Triliun Dana Haji Diinvestasikan
Ekonomi Riau Masuk 10 Provinsi yang Positif saat Corona
Aturan Direvisi, Jokowi Teken Perpres Baru Kartu Prakerja
Aturan Perjalanan Darat Baru: Pergi 250 Km Wajib PCR atau Antigen
Pengumuman: THR PNS dan TNI-POLRI Batal Cair Hari Ini
Menjadi Contoh Produk Dalam Negeri, Pimpinan DPR Sebut Vaksin Nusantara Terobosan Besar
Tolak Impor Beras, Komisi IV DPR RI: Stok 2021 Masih Cukup