Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pekan Depan Ada Razia Pajak Kendaraan Serentak se Riau
PEKANBARU (INDOVIZKA)- Pekan depan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau akan melakukan razia pajak kendaraan bermotor. Rencananya, razia ini juga akan dilaksanakan serentak se-Riau.
"Kami sudah berkoordinasi dan rapat bersama Kasatlantas kabupaten/kota. Kalau bisa minggu depan kita buat razia pajak serentak. Mana kendaraan yang tak bayar pajak, ditilang saja," kata Kepala Bapenda Provinsi Riau, Herman, Selasa (8/6/2021).
Namun sebelum razia pajak dilakukan serentak, Herman mengimbau agar masyarakat dapat melunasi kewajibannya. Dengan begitu diharapkan saat pelaksanaan razia pajak tidak banyak masyarakat yang kena tilang.
Makanya, sebelum memulai razia pajak kendaran pekan depan, pihaknya pun melakukan sosialisasi terlebih dahulu ke masyarakat.
"Kami sosialisasikan dari sekarang, supaya masyarakat segera bayar pajak kendaraan. Dan bukan berarti kalau nanti banyak yang kena tilang itu bagus. Malahan kalau bisa selama pelaksanaan razia tidak banyak orang kena tilang, karena orang sudah bayar pajak kendaraan," tukasnya. ***
.png)

Berita Lainnya
Terhadap LKPJ 2024, Bupati Bengkalis Dengarkan Pandangan Umum Fraksi dan Beri Jawaban
Tiga Honorer BPKAD Kepulauan Meranti Diberhentikan Sepihak, Mereka Disodorkan Surat Pengunduran Diri
Debit Sungai Sail Kembali Meningkat, Warga: Cepat Naik Lambat Surut
Disnakertrans Riau Gandeng PWI Inhil Gelar Hari K3 dan HPN 2022
Sudah Tiga Hari Petugas Bertungkus Lumus Padamkan Karhutla di Mempura
Sekda Inhil Hadiri Acara Komitmen Pembahasan Persiapan Pilkada Serentak 2024
Diskusi Kominfo di Kota Dumai, Ajak Komunitas Tekuni Hobi Jadi Cuan Lewat Media Digital
Jembatan Penghubung Desa Sei Perak dengan Desa Seberang Tembilahan Rusak Parah
Sebanyak 159 Desa di Riau Masuk Daftar Daerah Rawan Karhutla 2023
Radio Gemilang FM Raih Penghargaan LPPL Terbaik KPID Riau Award 2023
Pemkab Inhil Entry Briefing Bersama Tim BPK
Lurah Tembilahan Kota Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19