Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Korupsi Pipa Transmisi PDAM Inhil, Wakil Bupati di Riau Jadi Tersangka
INDOVIZKA.COM- Setelah Bupati Bengkalis Amril Mukminin ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kini giliran Wakil Bupati Bengkalis Muhammad turut dijadikan tersangka pula atas dugaan korupsi proyek pengadaan dan pemasangan pipa transmisi di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Alhasil, pasangan kepala daerah di Negeri Junjungan Bengkalis itu sama-sama ‘bergelar’ tersangka korupsi.
Pertanyaan masyarakat Riau umumnya, masihkah Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Kabupaten Bengkalis ‘mempertahankan’ gelar Datuk Seri Setia Amanah Junjungan Negeri itu dari Amril Mukminin?
- Berkas Perkara Dua Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Jalan Pramuka Tembilahan Diteliti Jaksa
- Mantan Bupati Inhil Dua Periode Ditahan Jaksa di LP
- Jadi Sorotan Publik, Begini Kondisi Puskesmas Pulau Burung
- Kejari Inhil Tetapkan 4 Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Puskesmas Pulau Burung
- Korupsi Proyek Jalan, PPTK dan Tiga Petinggi PT Wika Divonis 2 Tahun Penjara
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menetapkan seorang tersangka baru dugaan tindak pidana korupsi pipa transmisi PDAM senilai Rp3,4 miliar di Inhil.
Polda Riau menetapkan Wakil Bupati Bengkalis Muhammad sebagai tersangka baru. Hal ini berdasarkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang diterima oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.
“Iya benar sudah tersangka. SPDP sudah kami terima dengan tersangka inisial M,” ujar Kepala Kejati Riau, Mia Amiati yang didampingi Asisten Pidana Khusus (Pidsus), Hilman Azazi, Kamis (6/2).
Aspidsus Kejati Riau, Hilman menyebutkan, SPDP tersebut diterima pada tanggal 3 Februari 2020 dari penyidik Dit Reskrimsus Polda Riau.
Sebelum penetapan Muhammad sebagai tersangka, pihaknya bersama penyidik melakukan gelar perkara.
“Jadi setelah melakukan gelar perkara, kemudian melihat pembuktian dan barang bukti di persidangan atas tersangka yang sudah diadili, peran tersangka M harus dipertanggungjawabkan dalam perkara ini,” lanjut Hilman.
Hari ini, Muhammad kembali dipanggil ke Ditreskrimsus Polda Riau untuk diperiksa sebagai tersangka dugaan korupsi PDAM di Inhil. Namun dia tidak datang.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto membenarkan adanya agenda pemeriksaan wakil Bupati Bengkalis itu sebagai tersangka di Kantor Ditreskrimsus.
“Iya, dipanggil hari ini tapi sampai sekarang belim hadir yang bersangkutan,” kata Sunarto.
Ketika wartawan mencoba mengkonfirmasi kepada Muhammad, namun hingga berita ini diturunkan belum direspons. Telepon selulernya tidak aktif.
Diketahui, perkara yang menjerat Muhammad ini, sebelum dirinya menjadi Wakil Bupati Bengkalis. Dimana, dalam proyek tersebut, Muhammad saat itu menjabat sebagai Kabid Cipta Karya Dinas PU Pemprov Riau tahun 2013.
Dalam perkara ini, sudah tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dan divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor Pekanbaru.
Mereka yang telah divonis bersalah adalah Sabar Stavanus P Simalonga selaku Direktur PT Panatori Raja yang merupakan pihak rekanan, Edi Mufti BE selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek tersebut dan Syahrizal Taher, selaku Konsultan Pengawas. (*)
.png)

Berita Lainnya
Siang Ini Pj dan Pjs 5 Bupati di Riau Dilantik, Ini Nama-namanya
Pelajar di Tembilahan Alami Kecelakaan, Bibir Hingga Dagu Nyaris Terbelah
Polisi Sikat Jaringan Sabu dalam Operasi Antik Pelalawan, Sejumlah Pengedar Ditangkap
Disuruh Putar Balik, Sopir dan Penumpang Bus Medan-Padang Adu Mulut dengan Polisi di Pekanbaru
Pemkab Bengkalis Launching Aplikasi SI MERAH
TPP Turun Drastis, 10 Dokter Spesialis RSUD Selasih Mengadu ke Ketua DPRD Pelalawan
Chevron Sudah Bersihkan Tumpahan Minyak di Dumai
Soal Tagihan Listrik Membengkak, Gubri akan Panggil GM PLN
Kegiatan Masyarakat Pekanbaru di 11 Kelurahan Ini Bakal Dibatasi
Demokrat Siak Pastikan Tak Ada Kader yang Membelot dari AHY
Berbagi Tips Kecakapan Digital Agar Siswa Lebih Mudah Bikin Tugas
Duduk di Depan WC SPBU Pasar Arengka, Juru Parkir Ini Ternyata sudah Tak Bernyawa