Pilihan
LPMI Unisi Gelar Sosialisasi IPEPA dan ISK BAN-PT
TEMBILAHAN, (INDOVIZKA) - Universitas Islam Indragiri (UNISI) melalui Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) menyelenggarakan Sosialisasi Instrumen Pemantauan dan Evaluasi Peringkat Akreditasi (IPEPA) dan Instrumen Suplemen Konversi (ISK) Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) bagi Program Studi (Prodi) dan Fakultas di lingkungan UNISI Tahun 2021 bertempat di Kampus UNISI I Parit 1 Tembilahan Hulu, Selasa (29/06/2021).
Sosialisasi borang isian perpanjangan akreditasi perguruan tinggi terbaru dari BAN-PT ini diikuti seluruh Ketua Prodi dan Dekan dilingkungan UNISI serta Pusat Data Perguruan Tinggi (PDPT) UNISI.
Dalam sambutannya pada acara pembukaan Rektor UNISI Dr. H. Najamuddin, Lc., MA mengatakan sangat pentingnya sosialisasi ini bagi prodi dilingkungan UNISI, karena banyak perkembangan terbaru yg sifatnya teknis dan prinsip dari pengisian borang perpanjangan akreditasi perguruan tinggi khususnya program-program studi yang menjadi ujung tombak penjaminan kualitas mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi.
“Untuk mendapatkan informasi yang lseluas-luasnya terkait dengan khususnya pemantauan mutu dan perpanjangan akreditasi perguruan tinggi maupun program studi dan ISK terbarukan yang sekarang ini pemeringkatannya menjadi Baik, Baik Sekali dan Unggul," ujarnya.
Sebelumnya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Perencanaan UNISI Gunawan Syahrantau, SP, MMA dalam laporannya menyampaikan tahap awal pengajuan untuk ISK prodi untuk 1 prodi terlebih dahulu. Prodi yang lain dan masih tersisa di LPMI masih menungu proses evaluasi dan ada juga yang sedang melakukan revisi di tingkat prodi.
"Ini semangat kami mudah-mudahan bisa mencapai seluruh prodi bisa mengajukan ISK,” jelasnya.
Ketua LPMI UNISI, Ahmad, S.Pd, M.M, selaku narasumber menjelaskan tujuan dari kegiatan pemantauan pelaksanaan evaluasi peringkat akreditasi ini.
“Tujuannya kegiatan ini adalah untuk akreditasi, terutama untuk pemantauan peringkat akreditasi, dimana akreditasi untuk yang di BAN-PT Universitas ada yang disebut perpanjangan otomatis ketika masa berlakunya sudah habis, tetapi tidak langsung secara otomatis seperti itu, harus tetap ada prasyaratnya,” ungkap dosen Pendidikan Bahasa Inggris UNISI ini.
Ia juga mengharapkan setelah berlangsungnya acara ini untuk seluruh ketua prodi supaya tetap menyiapkan instrumen, pemantauan, pelaksanaan evaluasi peringkat akreditasi, baik instrumen isian yang telah disediakan LPMI maupun bisa mengakses laman BAN-PT.
“Harapannya setelah dilaksanakan acara ini, ketika masa akreditasi suatu program studi sudah akan berakhir, kemudian dipantau dan dievaluasi oleh BAN-PT itu langsung dipersiapkan untuk perpanjangan selanjutnya. Supaya keluar otomatis tidak ada masalah,” lanjutnya.
Agar lebih tepat sasaran dan praktis, kegiatan ini juga langsung dilakukan simulasi isian IPEPA Tahap 1 yang telah diisi oleh masing-masing Prodi Dilingkungan UNISI beberapa waktu yang lalu. Rls
.png)

Berita Lainnya
Monitoring ke PLN Tembilahan, Abdul Wahid Pastikan Elektrifikasi di Wilayah Pinggiran
Hari Guru Nasional, Nadiem: Pandemi Tidak Memadamkan Semangat Guru
Mahasiswa Kukerta Unri Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair di Rantau Bakung
Siswa SMA 1 Tembilahan Hulu, Reno Dan Fadil, di Panggil Latihan Bersama di Pelatnas Cipayung
PT Arara Abadi Kembali Berikan Bantuan Pendidikan Kepada 40 Anak Suku Sakai
SF Hariyanto Janji Naikkan Tunjangan Kepsek SMA/SMK Se-Riau
DPR Minta Pemerintah Belikan Smartphone dan Kuota Internet untuk Siswa Sekolah
Biaya Makan Hanya Rp45 Ribu Per Hari, Komisi V: Bukan Prestasi Malah Kesehatan Terganggu
Kemendikbud: Sekolah Kekurangan 1 Juta Guru Hingga 2024
Bupati Bengkalis Minta Guru Penggerak Beri Dampak Positif Bagi Sekolah
Pj Walikota Pekanbaru Sebut Ingin Masukkan Pelajaran Muatan Lokal Budaya Hidup Bersih
Segera Ditransfer, Dana Bosda Riau Tinggal Diteken Gubri