Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Lawan Covid-19, Siswa MTs RJ Sialang Panjang Semprotkan Disinfektan di Sekolah
INDOVIZKA.COM- Para siswa MTs Riayadhatul Jannah Desa Sialang Panjang Kecamatan Tembilahan Hulu melakukan aksi melawan Virus Corona (Covid-19) dengan menyemprotkan cairan disinfektan di sekolahnya.
Meskipun libur sekolah, kepedulian siswa dan siswi melawan virus mematikan ini patut diacungi jempol. Dengan bahan racikan sendiri, mereka semprotkan disinfektan di lingkungan sekolah dan sekitarnya.
Aksi bakti sosial yang dilaksanakan, Rabu (1/4/2020) tersebut dikoordinir langsung oleh Ketua Osis Kaila Sapti Ramadhani dan wakilnya M. Haidil.
- Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Politeknik Negeri Bengkalis sukses menyelenggarakan Kegiatan Civil V
- DPRD Riau Desak Disdik Bertindak Cepat Soal Sekolah Terlambat Ikut SNBP
- PSP Unri Sambut Mahasiswa Baru Dengan Kegiatan PKKMB
- Menteri Pendidikan Ubah Batas Minimal Usia Anak Masuk SD, Simak Faktanya
- Bahas Hoaks dalam Dunia Pendidikan
"Disinfektannya kami racik sendiri bahannya, kemudian disemprotkan ke halaman sekolah, ruang belajar, guru dan sekitarnya," kata Kaila Sapti Ramadhan.
Para pelajar ini sangat berharap kampung mereka terbebas dari wabah Covid-19. "Semoga virus corona ini cepat berlalu pak dan kami bisa sekolah lagi," harapnya singkat.
.png)

Berita Lainnya
Karmila Sari dan Mendiktisaintek Soroti Kesempatan Kerja Inklusif dan Prioritas Lokal
21 Tindakan Kekerasan Seksual Versi Permendikbud dan SE Dirjen Pendis Kemenag
16 Wartawan dan Mahasiswa Terpilih Ikuti JFC 2025
247 Santri Pondok Pesantren Gontor Asal Riau Negatif Covid-19
Kampung Inggris di Tembilahan Diresmikan
Nadiem Sebut Dunia Tak Butuh Penghafal, Ustadz Fauzan: Tapi Tuhan Butuh
HMI Cabang Tembilahan Gelar Pelantikan Ketum Komisariat STAI
Pendaftaran Seleksi PPPK Guru Dibuka Pekan Depan, Intip Gajinya
Penuhi Puluhan Indikator, UIR Berhasil Raih 3 Bintang Terekognisi QS Stars
Ini Syarat Ponpes di Riau Jika Ingin Buka
21 Tindakan Kekerasan Seksual Versi Permendikbud dan SE Dirjen Pendis Kemenag
Nadiem Sebut Dunia Tak Butuh Penghafal, Ustadz Fauzan: Tapi Tuhan Butuh