Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Terungkap! Karena Hutang Mahar Pria di Duri Tewas Ditikam Suami Mantan Istri
BENGKALIS, (INDOVIZKA) - Motif penikaman MSH (30), salah seorang buruh toko bangunan di Jalan Subrantas, RT 04, RW 03, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis terungkap.
Sebelumnya banyak warga yang menyangka bahwa, kasus pembunuhan itu akibat masalah piutang dengan debt colector. Namun setelah dilakukan penyelidikan oleh polisi, ternyata pemuda 32 tahun itu terlibat permasalahan dengan keluarga mantan istrinya.
Kapolsek Mandau melalui Kepala Unit Reskrim, Iptu Firman SH mengungkapkan, bahwa peristiwa pembunuhan ini merupakan masalah keluarga.
- Konflik Ditengah Masyarakat Desa Sungai Ara Didamaikan Kapolres Pelalawan
- Banjir Jalan Lintas Timur Makin Tinggi, Polres Pelalawan Buka Tutup Arus Lalu Lintas
- Divisi Hukum Bermarwah Mengutuk Oknum Masyarakat Rusak APK Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
- Waspada! Ada Nomor HP Mengatasnamakan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya
Korban diduga dibunuh oleh suami dari mantan istrinya yang belum lama ini telah menikah lagi. Kasus tersebut ditangani aparat kepolisian Sektor Mandau dan telah diambil alih oleh Satuan Reskrim Polres Bengkalis.
"Perkaranya masalah hutang mahar korban bersama mantan istrinya yang belum selesai, ada sekitar Rp 7 juta," kata Firman, Senin (20/9/2021).
Ia menjelaskan, sebelum kejadian pembunuhan itu, sempat terjadi cekcok antara korban dengan mertua dan abang iparnya di lokasi.
Tetapi, suami baru dari mantan istri korban yang baru menikah pada tanggal 1 September 2021 langsung menikam MSH dengan senjata tajam.
"Terjadi cekcok, suami baru dari mantan istrinya itu langsung main tikam," tuturnya.
Saat ini, pelaku penikaman tersebut sedang dalam pengejaran pihak kepolisian. Petugas sudah mengantongi identitas dan keberadaan pelaku itu sendiri.
"Iya (dalam pengejaran). Tim opsnal dari Polsek Mandau dan Polres Bengkalis sedang memburu tersangka," ungkapnya.
Informasi yang dihimpun, korban merupakan warga perantau yang tinggal di wilayah Kabupaten Bengkalis. Dari identitas KTP-nya, pemuda 32 tahun ini merupakan warga Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Korban diketahui baru lima hari bekerja di toko bangunan yang berada di wilayah Jalan HR Soebrantas tersebut. Naasnya, nyawanya melayang di tangan suami dari mantan istrinya. Saat ini perkaranya telah diambil alih oleh Satuan Reskrim Polres Bengkalis.**
.png)

Berita Lainnya
Pengumuman! Mulai September, Penguna Android Jadul Tidak Bisa Akses Google
Tantangan Besar Sambut Era Metaverse
Wabup Inhil Buka PKRPK dan Sosialisasi Manajemen Kinerja Bagi ASN Tahun 2021
SPAM Tanjung Samak Gunakan Teknologi Nano Filter Ubah Air Gambut Jadi Bening dan Tanpa Rasa
Empat Perusahaan di Inhil Ingkari Janji Bagi Hasil Sawit di Lahan Plasma
400 Merek Dunia Lakukan Boikot Atas Facebook
Usai Dilantik, Bupati dan Wakil Bupat Rohil Kunjungi Kantor PKB Riau
424 Napi Lapas Kelas IIA Tembilahan dapat Remisi Umum HUT RI ke-75
BMKG: Hujan akan Mengguyur Riau
Simak, Begini Etika Berkomunikasi di Medsos Agar Tak Terjerat Pidana
Masyarakat Desa Sotol Sesalkan Jaringan Internet Telkomsel Rusak Total
Rizieq Diperiksa Polisi soal Kerumunan Selasa 1 Desember