Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Menang Adu Pinalti Melawan Kampar, Pekanbaru Juara Kejurda U16 2021
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Tim Sepakbola U16 Kota Pekanbaru, sukses menjadi juara Keuaraan Deerah (Kejurda) Sepakbola U16, dan berhak membawa pulang Piala Gubernur Riau, setelah mengalahkan tim Sepakbola Kabupaten Kampar melalui drama adu pinalti dengan skor 7-6, dimana kedua tim bermain imbang 1-1 pada partai final, Jumat (1/10/2021), di Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai.
Penyerahan Piala dan medali langsung diserahkan oleh Gubernur Riau melalui asisten I Setdaprov Riau Jhonri Ginting, dan dari Asprov PSSI H Nasril. Untuk juara pertama Pekanbaru, juara kedua Kampar dan juara ketiga diraih oleh Kabupaten Bengkalis.
Dari jalannya pertandingan kedua tim, Pekanbaru dan Kampar, sama-sama saling menyerang untuk bisa meraih gol pertama. Namun sayangnya peluang-peluang emas gagal dimanfaatkan dengan baik oleh penyerang Pekanbaru dan Kampar, alhhasil babak pertama berakhir tanpa gol 0-0.
- Menang 2-0 Lawan Arab Saudi, Ranking FIFA Timnas Indonesia Langsung Naik
- Imbang Jamu PSKC Cimahi, PSPS Pekanbaru Kembali Gagal Raih Tiga Poin
- Kalahkan Prancis di Final Sepakbola Olimpiade 2024, Spanyol Raih Emas
- Usai Prancis Gagal ke Final Euro 2024, Pelatih Didier Deschamps Pasang Badan
- Euro 2024, Spanyol Diprediksi Menang Lawan Italia
Memasuki babak kedua, anak-anak Kampar meningkat tempo permainan. Serangan demi serangan terus dilancarkan ke jantung pertahanan Pekanbaru yang dikawal Herus Cs. Terus menyerang akhirnya Kampar berhasil meraih gol pertama, yang diciptakan oleh striker Kampar, Firman menit ke 53, 1-0 untuk Kampar.
Ketinggalan 1-0 tak membuat anak-anak Pekanbaru yang diasuh Edri Marson patah arang, Heru Cs berusaha untuk mengejar ketertinggalan untuk menyamakan kedudukan. Hasilnya menit ke 60 striker Pekanbaru, Maijen dilanggar di dalam kotak pinalti, dan wasit yang memimpin pertandingan langsung menunjuk titik putih. Hendrian yang menjadi algojo pinalti berhasil menyelesaikan tugasnya, merubah skor menjadi 1-1.
Skor 1-1 berakhir hingga babak kedua selesai, dan pertandingan dilanjutkan melalui adu pinalti. Kampar sempat unggul 3-2 setelah salah seorang penendang Pekanbaru gagal menyelesaiakn tugasnya. Namun pada penendang terakhir giliran pemain Kampar yang gagal menciptkan gol. Selanjutnya terjadi penambahan dua penenang, dan hasil penendang keenam Kampar gagal menciptakan gol, skor pinalti erakhir 6-5.
Manajer Pekanbaru, Edwar Riansyah yang juga ketua Askot PSSI Kota Pekanbaru, bersukur atas hasil yang diraih Pekanbaru dengan menjadi juara. Edu mengatakan, hasil yang diraih anak-anak Pekanbaru hasil dari pembinaan usia dini yang terus berjalan di Pekanbaru.
“Hasil ini kerja keras seluruh pemain Pekanbaru, dan ini hasil seleksi pemain usia 16 di Kota Pekanbaru, dan benar-benar kita pilih pemain yang terbaik dari Kota Pekanbaru dan inilah hasilnya. Ini hasil pembinaan pemain di Pekanbaru, saya berharap pembinaan terus berjalan agar menghasilkan pemain yang terbaik, baik untuk Pekanbaru maupun untuk Riau,” ujar Edu, yang juga GM PSPS Riau.
.png)

Berita Lainnya
Hadapi Timnas Indonesia, 2 Punggawa Singapura Ini Absen
8 Pejabat Kemenpora Resmi Dilantik, Berikut Nama-Namanya
Wadah Penyaluran Bakat, IFA Tembilahan Kembali Gelar Turnamen Futsal Usia Dini
KONI Riau: Ketua KONI Inhil Mendatang Tetap Jaga Sinergi dan Tingkatkan Prestasi Olahraga
Ditandai Sepakan Pertama, Iwan Taruna Buka Turnamen Sepak Bola di Pulau Burung
Jelang Lawan Thailand, Ketum PSSI Ajak Fans Timnas Indonesia 'Ketuk Pintu Langit'
Apa Timnas Indonesia Bisa Balas Kekalahan Telak dari Thailand? Ini Jawaban Shin Tae-yong
PSPS Riau Kembali ke Tanah Bertuah, Eks Pelatih Sebut Begini
Pengurus Cabang Olahraga ESI Inhil Resmi Dilantik
Ikuti Popnas 2023, 192 Atlet di Riau Diseleksi
Penonton WSBK Dilarang Membawa Payung hingga Tongkat Selfie
Martapura Dewa United ke Lolos Liga 1, Ikuti RANS Cilegon FC dan Persis Solo