Pilihan
Menag Yaqut Cholil Qoumas Tegaskan Kemenag Milik Semua Agama
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa Kementerian Agama yang saat ini dia pimpin adalah milik semua agama. Kemenag didirikan sebagai bentuk kehadiran memfasilitasi kepentingan umat beragama.
Menurut Menag, Indonesia bukan negara agama, bukan pula negara sekuler. Indonesia adalah negara berdasarkan Pancasila yang masyarakatnya sangat menjunjung nilai-nilai agama. "Maka, kehadiran Kemenag logis, sebagai bentuk fasilitasi negara terhadap umat beragama untuk menjalankan ajaran agamanya," ujar Menag di Jakarta, Selasa (26/10/2021).
"Kemenag milik semua agama dan harus memfasilitasi semua agama," sambungnya.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Menag juga memastikan bahwa Kemenag tidak diperuntukkan hanya untuk satu ormas keagamaan. Buktinya, kata pria yang juga akrab disapa Gus Yaqut, Kementerian Agama memberikan afirmasi kepada semua agama dan ormas keagamaan
“Semuanya diberikan hak secara proporsional. Agama tidak hanya Islam, ormas juga tidak hanya NU saja,” jelas Menag.
Dijelaskan Menag, di Kementerian Agama ada 11 satuan kerja setingkat Eselon I. Ada Ditjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) yang memfasilitasi umat Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Selain itu, ada juga Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu. Untuk Pejabat Eselon I yang beragama Islam juga merepresentasikan sejumlah ormas, baik NU, Muhammadiyah, termasuk juga profesional.
"Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, itu kader Muhammadiyah. Ada juga Irjen Kemenag dari kalangan profesional,” jelasnya.
"Jadi, Kemenag itu memfasilitasi semua agama dan ormas keagamaan," tandasnya
.png)

Berita Lainnya
Dalih Pandemi, Pemerintah Dinilai Tak Konsisten Tolak Pilkada
34 DPD dan 10 Ormas Golkar Dukung Airlangga Hartarto Nyapres 2024
Darmizal Mengaku Menyesal Pernah Dukung SBY Jadi Ketum Demokrat
Pilkada Serentak Tahun 2024 Diusulkan Ditiadakan, hanya Pilpres dan Pileg
Caleg Golkar di Riau Harus Aktif Naikkan Elektabilitas
2 Partai di Pelalawan Tak Daftarkan Caleg ke KPU
The Next Bupati Inhu? Inilah Sosok Ade Agus Hartanto
Panitia Musda Persilahkan Nasarudin Daftar Ketua KNPI Riau Besok
Para Bupati Terpilih Jagoan Partai Hadir di Muswil PKB Riau
Kepengurusan Baru DPC PKB Inhil Terima SK Penetapan
Kesempatan Gugat Hasil Pilkada Meranti Terbuka Hingga 19 Desember
Panitia Musda Partai Golkar Riau Siap Laksanakan Helat Sesuai AD/ART, Terbuka untuk Semua Calon Ketua