Pilihan
DPR Didorong Tingkatkan Pengawasan Netralitas Pj Kepala Daerah
PEKANBARU, INDOVIZKA. COM - Dalam sorotan terkini, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menerima seruan untuk lebih memfokuskan perhatian pada netralitas Penjabat (Pj) Kepala Daerah. Meskipun tengah sibuk dengan isu netralitas TNI-Polri, kekhawatiran muncul setelah terungkapnya pakta integritas yang dilakukan oleh Pj Bupati Sorong, Yan Piet Moso, yang diduga bertujuan untuk mendukung calon tertentu.
Pakta integritas semacam itu menjadi fokus utama karena mencerminkan potensi praktik serupa di seluruh Pj Kepala Daerah. Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menegaskan perlunya penanganan khusus terhadap netralitas Pj Kepala Daerah.
Ray Rangkuti mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Netralitas yang melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH), Aparat Sipil Negara (ASN), dan Pj Kepala Daerah dalam konteks Pemilu 2024. Dengan wewenang pembahasan pemilu berada di Komisi II, dialog yang melibatkan perwakilan dari berbagai komisi terkait dianggap sebagai langkah yang tepat.
- Mafirion Sosialisasikan 4 Pilar di Pulau Kijang Indragiri Hilir: Tingkatkan Kesadaran
- DPW Jema'ah Syatariah Riau Minta Mubaligh dan Alim Ulama Ajak Jemaah Menangkan Wahid-Hariyanto
- Ustadz Yurnalis Sebut Abdul Wahid Sosok Pemimpin yang Merangkul
- Dihadapan Ribuan Warga Kuansing, Abdul Wahid Minta Restu Maju Pilgubri
- PKB Usung Ferryandi dan Dani Maju Pilkada Inhil 2024, Iwan Taruna: Survei Keduanya Tertinggi
"Pembentukan Pansus Netralitas ini krusial agar kita dapat memastikan integritas dan netralitas dalam proses pemilu mendatang. Diperlukan sinergi antar lembaga terkait untuk menghindari potensi pelanggaran netralitas yang merugikan proses demokrasi," ungkap Ray Rangkuti pada Selasa (21/11).
Seruan ini muncul sebagai langkah preventif untuk menjaga integritas pemilu dan memastikan bahwa Pj Kepala Daerah beroperasi dalam kerangka yang adil dan netral, sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang mendasari proses pemilihan.
.png)

Berita Lainnya
Pengurus Demokrat Klaim Kerap Diretas Sejak Isu Kudeta
Baca Ikrar Kesetiaan, Ibas Sebut Kepemimpinan Demokrat yang Sah Hasil Kongres Estafet SBY ke AHY
Satu-satunya Cagubri yang hadir, Abdul Wahid dikenalkan Pada Forum Konsolidasi PDI-P Riau
Putra Riau Ini Maju Calon Ketum PB HMI, Berikut Profilnya
Soal Koalisi Partai Gerindra dan PKB Riau Tunggu Arahan Pusat
Status Kantor Golkar di Pekanbaru yang Merupakan Aset Pemprov Riau Dipertanyakan
PKB Sambut Ferryandi dengan Tangan Terbuka Maju Pilkada Inhil
Terkuak, Total 6 Orang Kader di Riau Hadiri KLB Sibolangit
Afrizon Siap Tantang Wardan di Musda Golkar Inhil
PKB Selalu Terbuka Tampung Aspirasi Masyarakat Inhil
Tatap Pemilu 2024, PKB Inhil Mantapkan Struktur Partai di Tingkat PAC dan Ranting
Lewat Pesan WhatsApp, DPP Minta Musda Golkar Riau Ditunda?