Pilihan
Fadel Muhammad Harap Bumi Rafflesia Jadi Poros Ekonomi Sumatera
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menutup rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Bengkulu sejak tanggal 10 hingga 11 November 2021, Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad menghadiri acara “Ramah Tamah Jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Stake Holder Bersama Wakil Ketua MPR Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad” di Gedung Daerah Balai Semarak, Bengkulu, Kamis (11/11/2021).
Hadir dalam acara tersebut Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah beserta jajaran pejabat Pemprov dan unsur Forkopimda serta Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi.
Dalam kesempatan itu, Fadel Muhammad membahas seputar Bengkulu. Dikatakannya, walaupun provinsi kecil, namun wilayah yang terkenal dengan sebutan 'Bumi Rafflesia' ini bisa menjadi poros ekonomi di Sumatera.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
"Saya melihat ini setelah mengikuti acara panen raya jagung di Bengkulu Selatan. Potensi pertanian di sana bisa menjadi komoditas unggulan yang bisa dibanggakan secara nasional bahkan dunia," katanya.
Untuk itu, Pimpinan MPR dari Kelompok DPD ini berpesan kepada Gubernur agar menjaga dan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi jagung.
Lebih luas lagi, Gubernur mesti menggali lebih dalam potensi pertanian unggulan lainnya seperti padi, sawit, buah-buahan, sayuran dan lainnya agar Bengkulu tidak hanya mampu menjaga ketahanan pangannya, namun juga berkontribusi aktif dalam menjaga ketahanan pangan secara nasional.
"Jika kondisi itu terjadi, maka rakyat Bengkulu akan naik tingkat kesejahteraannya. Dampak lanjutannya sangat luar biasa, rakyat akan semakin percaya kepada pemimpin daerahnya, sehingga apa pun program Pemprov akan selalu didukung rakyat," ujarnya.
Untuk mewujudkan semua itu, mantan Gubernur Gorontalo dua periode ini mengungkapkan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, pemprov mesti menjamin ketersediaan bibit, pupuk sampai membantu pemasaran. Kedua, pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan tol, pelabuhan harus ditingkatkan.
"Info dari Gubernur, pengerjaan tol Bengkulu menjadi salah satu yang tercepat dalam pengerjaan tol provinsi di Indonesia. Itu bagus sekali. Seterusnya, harus digunakan semaksimal mungkin untuk menggenjot ekonomi daerah. Dari performa Bapak Gubernur, saya menaruh keyakinan bahwa beliau mampu membawa Bengkulu seperti yang kita harapkan bersama," tambahnya.
Sementara itu Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan apresiasinya kepada Fadel Muhammad yang berkesempatan menyambangi Provinsi Bengkulu dalam agenda kunkernya sebagai pimpinan MPR RI.
"Bengkulu memang orientasinya pada pengembangan wilayah pesisir, hutan serta pengembangan sektor pertanian dan semua itu sedang kami upayakan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan rakyat," ujarnya.
"Dalam upaya tersebut, tentu kami butuh dukungan semua pihak. Khusus untuk dukungan yang diberikan Fadel Muhammad sangat kami hargai. Sebab, walaupun beliau bukan berasal dari daerah Bengkulu, namun beliau sangat memberikan perhatiannya kepada pengembangan Bengkulu. Tindakan beliau sangat mencerminkan Pancasila dan bentuk cinta beliau kepada bangsa Indonesia, apa pun sukunya," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
HIPMI Inhil Dukung Kebijakan Pemerintah Subsidi Harga Minyak Goreng Curah
Harga Bawang Merah di Inhil Naik Jelang Tahun Baru 2020
Harga BBM Turun! Berikut Rinciannya di SPBU Pertamina dan Shell
Disperindag Pekanbaru Pastikan Ketersediaan Beras SPHP
Jelang Lebaran, PT PGN Tbk Pastikan Penyaluran dan Layanan Gas Bumi di 73 Kabupaten/Kota Aman
BPS Catat Riau Alami Inflasi 0,54 Persen
5 Warganya Positif Covid-19, Pasar di Kecamatan Enok Ditutup
Mengintip Cantiknya Miss Saigon di Ho Chi Minh
Tertinggi di Indonesia, Pekan ini Harga Sawit Tembus Rp 2.865,58/Kg
Kurs Rupiah Diprediksi Menguat di Akhir Tahun ke Level 14.100 per Dolar AS
Pemerintah: Ekonomi RI Tangguh Hadapi Gejolak Global
Pasca Tahun Baru 2020, Disperindag Inhil Antisipasi Harga Bahan Pokok Melonjak