Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Pasca Tahun Baru 2020, Disperindag Inhil Antisipasi Harga Bahan Pokok Melonjak
INDOVIZKA.COM- Paska tahun baru 2020, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengantisipasi kelonjakkan harga bahan pokok agar tetap stabil dipasaran.
Hal itu disampaikan oleh Kasi Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, Ifdiarman S Sos saat dikonfirmasi awak media via telepon, Jum'at (3/1/2019).
"Ya kita tetap mengantisipasi dan terus memantau harga bahan pokok dipasaran agar tetap stabil, apalagi paska tahun baru 2020, tapi harga bahan pokok untuk saat ini tetap masih stabil," ujar Ifdiarman.
- Dorong UMKM Tumbuh, Abdul Wahid Dengarkan Aspirasi Forum Pedagang Wisata Kuliner
- Jelang Gelar Expo UMKM, HIPMI dan YMI Audiensi Bersama PJ Bupati Inhil
- Daftar Barang Untuk Seserahan Pernikahan
- Kamu Wajib Tahu! Ini Keunggulan dan Kekurangannya Kompor listrik
- Rekomendasi Mesin Nespresso Untuk Membuat Kopi
Ia juga mengatakan Disperindag Inhil akan terus memantau bahan-bahan pokok apabila terjadi kelangkaan dipasaran.
"Yang kita takutkan apabila putus ditengah jalan (terjadi kelangkaan), karena dominan komoditi kita ini asalnya dari luar Inhil, belum lagi biaya transportasinya," jelasnya.
Stok di gudang Bulog juga di ungkapkannya masih dalam kondisi stabil sampai saat ini, selain itu salah satu kekhawatiran Disperindag Inhil apabila terjadi bencana alam yang dapat merubah kestabilan harga bahan pokok dipasaran.
.png)

Berita Lainnya
Harga Sawit di Riau Alami Kenaikan
Sidak Sekdaprov Riau ke Pasar Tradisional, Stok Aman Harga Ayam Potong Melambung
54 Tahun Sambu Group: Ditempa Semakin Tangguh, Diterpa Semakin Bertumbuh
Warga Rohul Mulai Borong Beras di Tengah Ketidakpastian Berakhirnya Virus Corona
Hari Ini Harga Emas Tembus Rp1,087 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Jelang Lebaran Idul Adha Harga Cabe Merah Mengalami Sedikit Penurun
Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah, Maybank Indonesia Fasilitasi Forum Pendalaman Pasar Uang dan Valas
Disbun Riau Targetkan 10.550 Ha PSR Kebun Sawit di 10 Kabupaten/Kota
Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Target Investasi Asing Naik 30 Persen
Maret 2021, Tembilahan Alami Deflasi 0,07 Persen
Jangan Kaget, Mulai Besok WhatsApp Tak Bisa Dipakai di Ponsel Ini
Biaya Angkut dan Rasa Pedas Bikin Harga Cabai Tiap Pasar di Pekanbaru Berbeda