Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
PB HMI: Terpilihnya Gus Yahya Kemenangan Umat NU
JAKARTA (INDOVIZKA) - KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pejabat Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Romadhon Jasn mengatakan terpilihnya Gus Yahya merupakan kemenangan umat NU.
"Kemenangan Gus Yahya merupakan kemenangan umat dan kemenangan atas kebersamaan NU. Terpilihnya Gus Yahya perlu diapresiasi karena melalui tahapan muktamar yang berjalan dengan baik, demokratis dan sejuk serta prinsip musyawarah mufakat dijunjung tinggi," kata Romadhon dalam rilisnya. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (24/12).
Romadhon mengaku HMI perlu belajar banyak kepada NU. Sebab organisasi keagamaan sekelas NU mampu menghadirkan kesejukan dalam muktamar dengan saling menghormati satu sama lain.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
"HMI sebagai organisasi mahasiswa Islam perlu juga belajar atas proses pemilihan pimpinan PBNU. Sebuah penghormatan luar biasa dari Gus Yahya kepada Kiai Said. Sebuah gesture penghormatan, meskipun baru saja bertarung dalam kontestasi ketua umum," ujarnya.
Romadhon mengatakan, atas nama PB HMI, dirinya mengucapkan terima kasih dan hormat untuk Said Aqil Siradj atas prestasi dan pengabdiannya selama menjadi Ketua Umum PBNU periode 2010-2015 dan 2015-2021.
Romadhon berjanji, untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, ke depan PB HMI akan melakukan silaturahmi kepada Ketua Umum PBNU yang baru. Menurutnya, ia akan meminta bimbingan dan masukan dari Gus Yahya yang merupakan alumni HMI ketika kuliah di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
"PB HMI akan sowan kepada Gus Yahya yang juga alumni HMI UGM untuk meminta masukan buat organisasi. Kami berharap amanah yang diemban Gus Yahya ini dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk membangun umat dan bangsa. Misalnya memastikan bumi, air dan kekayaan alam Indonesia agar dipergunakan seadil-adilnya," kata Romadhon.
Ia yakin di bawah Gus Yahya, NU dapat hadir sebagai organisasi yang berada di tengah tidak mengikuti arus ke kiri maupun ke kanan. Menurutnya, NU harus mengkolaborasikan seluruh potensi yang dimiliki umat nahdliyin yang tersebar di seluruh pelosok negeri untuk kepentingan umat dan bangsa.
"PB HMI siap berkolaborasi dengan PBNU dalam mengawal perubahan di tengah masyarakat. Islam rahmatan lil alamin harus diartikulasikan lebih praktis dalam kerja-kerja kemanusiaan," kata Romadhon.
.png)

Berita Lainnya
Sepanjang 2020 Indonesia Hadapi 3.253 Bencana, Jokowi: Bukan Angka yang Kecil Tapi Cobaan
Empat Hari Gelar Operasi Zebra, 225 Knalpot Bising Dicopot Polisi
Masih Bermasalah, Penelitian Vaksin Nusantara Dihentikan Sementara
WhatsApp Rilis Fitur Baru Lagi, Intip Kuy!
Kementerian PUPR Siapkan Rusun untuk Penonton MotoGP Mandalika
Menko Airlangga Minta Masyarakat Jangan Ragu Pakai Gaji Buat Belanja
Gunung Es Terbesar di Dunia Hanyut Tanpa Arah di Laut Lepas
Hari Ini, Bandara SSK II Pekanbaru Tutup Penerbangan Penumpang Hingga 1 Juni
Honorer Bisa Jadi PNS Sebelum 2023, Berikut Syaratnya
Silpa APBD Riau Tahun 2019 Capai Rp 14 Miliyar
PKS: Keberhasilan dan Keterpurukan Indonesia, Pasti ada Andil dan Kontribusi Umat Islam
Komisi XI DPR Setuju Suntik Modal 11 BUMN di 2021 dan 2022, Ini Daftar Lengkapnya