Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Menteri Basuki Perintahkan Perbaikan Tol Trans Sumatera Tuntas Akhir April 2022
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menginstruksikan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) selaku pengelola Jalan Tol Trans Sumatera untuk fokus perbaikan jalan yang mengalami kerusakan. Itu agar standar pelayanan minimal (SPM) jalan tol dapat dipenuhi guna menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna.
Instruksi itu diberikannya pasca meninjau kondisi Jalan Tol Trans Sumatera ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung di Lampung, dan sebagian ruas Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapalbetung) di Sumatera Selatan pada Jumat 21 Januari 2022.
"Saya minta perbaikan permanen bisa tuntas pada akhir April 2022. Saya mengingatkan kembali bahwa SPM wajib dipenuhi, karena masyarakat sudah membayar tarif tol dan harus mendapatkan layanan yang baik," seru Menteri Basuki dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/1/2022).
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Dia juga meminta kepada BUJT PT Hutama Karya (Persero) dan PT Waskita Toll Road untuk cepat memperbaiki dan menutup lubang/retakan yang ada di ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, dan ruas Kayu Agung-Palembang-Betung.
"Beberapa segmen jalan harus dilakukan rekondisi dan rekonstruksi, termasuk levelling oprit jembatan yang mengalami penurunan karena berada pada tanah-tanah lunak atau rawa," imbuhnya.
Rest Area
Beton pembatas jalan tol yang retak atau turun juga turut jadi perhatian. Saat ini tengah dilakukan penanganan oleh BUJT, antara lain dengan perbaikan lapisan perkerasan baru, dicor kembali dengan beton fast setting, lapisan perkerasan dihampar menggunakan asphalt finisher dan dipadatkan, serta lapisan AC-WC baru dihampar dengan asphalt finisher dan dipadatkan.
Dalam tinjauannya tersebut, Menteri Basuki juga meminta kepada BUJT pengelola rest area KM 234 A untuk memperbanyak penghijauan dengan pohon berukuran besar.
"Penanaman pohon di rest area selain bertujuan untuk memperindah lingkungan dan lansekap kawasan, juga bertujuan untuk membuat rest area lebih rindang dan bisa dinikmati oleh semua masyarakat," pungkas Menteri Basuki.
.png)

Berita Lainnya
Seleksi P3K Bagi Guru Honorer Sekolah Negeri Dimulai Agustus
Tito Minta Kepala Daerah Bantu Cari Lahan untuk Pertashop Pertamina
Pandemi Corona, Bank Daerah Serentak Revisi Rencana Bisnis 2020
Berikut 11 Hari Libur Panjang Akhir Tahun 2020
Menteri Perdagangan Akui Kalah dari Mafia Minyak Goreng
UNM akan Pecat Satpam Rekam Mahasiswi di Kamar Mandi
JK: Bagaimana Cara Kritik Pemerintah Tanpa Dipanggil Polisi?
Alasan Bareskrim Tak Kunjung Berantas Sindikat Judi Online Terkesan Tak Serius
3.500 Peserta Mendaftar Indonesia Digital Conference 2020
Kabar Gembira, Pemerintah tidak akan Hapus Tenaga Honorer
Kronologi Bahasa Melayu Berubah Menjadi Bahasa Indonesia pada Sumpah Pemuda
Epidemiolog Sebut Potensi Munculnya Varian Baru Covid-19 di Indonesia Sangat Besar