Pilihan
Warga Konsumsi dan Tanam Ganja Dilegalkan di Thailand
INDOVIZKA.COM - Dewan Narkotika Thailand menghapus ganja dari daftar obat-obatan terlarang pada Selasa (25/1).
Thailand pun menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang melegalkan ganja untuk penggunaan medis dan penelitian.
Di bawah aturan baru ini, warga diizinkan mengkonsumsi hingga menanam ganja di rumah meski tetap harus memberitahu pemerintah daerah masing-masing.
Aturan baru ini mulai berlaku efektif 120 hari setelah draf hukum soal penggunaan ganja dipublikasikan secara resmi di laman Royal Gazette dalam waktu dekat.
Namun, Menteri Kesehatan Anutin Charnvirakul mewanti-wanti tanaman ganja tetap tidak dapat digunakan untuk tujuan komersial tanpa izin.
Kementerian Kesehatan pekan ini akan mengajukan draf undang-undang kepada parlemen soal perincian penggunaan ganja, termasuk produksi dan penggunaan komersial.
Dikutip Reuters, RUU itu akan mencakup hukuman denda 200 ribu baht bagi warga yang menanam ganja tanpa memberitahu pemerintah setempat, dan hukuman 3 tahun penjara dan/atau denda hingga 300 ribu baht (Rp130 juta) bagi setiap warga yang ketahuan menjual ganja tanpa izin.
Langkah teranyar Thailand ini dimaksudkan untuk mempromosikan ganja sebagai tanaman komersial yang dapat dibudidayakan.
Menurut Bank Dunia, sepertiga tenaga kerja di Thailand bekerja dalam bidang pertanian.
.png)

Berita Lainnya
Presiden Putin Dipastikan Akan Berkunjung ke Indonesia
Ular Pelangi yang Pemalu Ditemukan untuk Pertama Kalinya
Nama Brigjen Mukti Juharsa Disebut dalam Kasus Korupsi Timah, Kuasa Hukum Harvey Moeis Kesultian Beralibi
Pangeran Arab Saudi Meninggal Diduga Karena Covid-19
Kata-kata Terakhir Rayan Bocah Maroko Sebelum Meninggal: Tolong, Angkat Saya
Pertama Kalinya, Permukaan Matahari Terekam Kamera Sejelas Ini
PBB Hapus Ganja dari Obat Berbahaya, Restui Penggunaan Medis
Ilmuwan Tangkap Sinyal Misterius Luar Angkasa yang Bombadir Bumi Tiap 157 Hari
Ular Pelangi yang Pemalu Ditemukan untuk Pertama Kalinya
Kisah Pria Muslim yang di Hajar dalam Konflik di India Ini Jadi Viral
Virus Misterius Cina Masuki Thailand dan Jepang
KBRI Riyadh Imbau WNI Sementara tak ke Makkah dan Madinah