Pilihan
Segrup dengan Timnas Indonesia, Skuat Malaysia Minim Bintang di Piala AFF U-23 2022
JAKARTA (INDOVIZKA) - Striker Timnas Malaysia U-23, Azfar Fikri Azhar yakin bahwa Timnas Malaysia bisa bermain dengan baik pada Grup B Piala AFF U-23. Dia tidak khawatir meski timnya tidak diperkuat sejumlah pemain bintang.
Timnas Malaysia memang bakal dihiasi mayoritas wajah baru pada Piala AFF U-23 yang berlangsung di Kamboja pada bulan ini. Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) secara mengejutkan tidak menyertakan sejumlah pilar andalan, seperti Mukhairi Ajmal Mahadi, Harith Haiqal Adam Afkar, Sikh Izhan Nazrel Sikh Azman, Zikri Khalili, Luqman Hakim Shamsudin, hingga Nik Akif Syahiran Nik Mat
Malaysia sendiri tidak menjadikan Piala AFF U-23 sebagai target utama. Pelatih Brad Maloney justru menjadikan turnamen ini sebagai ajang seleksi untuk membentuk skuat inti timnas Malaysia U-23 yang akan bertanding pada Piala AFC U-23 yang berlangsung pada September mendatang.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
“Kami tidak bisa hanya bergantung pada mereka (pemain inti) saja. Jangan bilang kita tidak bisa menang tanpa mereka, kami punya banyak pemain berkualitas,” ujar Azfar Fikri dilansir dari New Straits Times.
Direndahkan Penggemar
Pada Piala AFF U-23 2022, Malaysia tergabung grup B bersama Myanmar, Laos dan Timnas Indonesia. Rencananya, tim yang dijuluki Harimau Muda itu bakal bertolak ke Kamboja pada 12 Februari 2022.
Keputusan FAM tidak memanggil pemain bintang ke Piala AFF U-23 telah mendapat kritik dari penggemar. Apalagi sebelumnya, skuat senior Harimau Malaya sempat menuai hasil kurang memuaskan di Piala AFF 2020. Timnas Malaysia gagal melaju ke fase knock out usai kalah 1-4 dari Indonesia di laga terakhir.
Mengenai suara sumbang para penggemar, Azfar tidak terlalu mempermasalahkannya. Menurutnya, setiap penggemar berhak atas pendapatnya mereka sendiri dan mereka yang tidak berada di lapangan tidak akan tahu apa yang sebenarnya terjadi selama pertandingan.
“Tidak semua orang mengerti sepakbola karena di dalam dan di luar lapangan, itu berbeda. Mereka bisa mengatakan segalanya, tetapi di lapangan, hanya para pemain yang tahu apa yang terjadi,” kata Azfar.
Ajang Pembuktian
Azfar menambahkan bahwa ini adalah kesempatan bagi para pemain untuk membuktikan diri di Phnom Penh, dan mempertaruhkan tempat untuk tim Malaysia ke Piala Asia U-23 di Uzbekistan pada bulan Juni.
Selama kualifikasi tahun lalu, Azfar mencetak dua gol melawan Laos dan Mongolia untuk membantu Malaysia muncul sebagai juara grup dan lolos ke kompetisi yang tepat.
.png)

Berita Lainnya
Kenali 4 Posisi dalam Futsal yang Sesuai Gaya Bermainmu
Rampungkan Tes Pramusim MotoGP Mandalika, Adik Valentino Rossi Malah Sindir Jorge Lorenzo
Resmi Dilantik, Pengkab PBFI Inhil Targetkan 3 Medali Emas di Porprov Riau
Jadwal Final Piala AFF U-23 2022: Timnas Thailand U-23 vs Vietnam, Final Ideal?
Ketum PSSI : Rumput Stadion Utama Riau Tak Standar FIFA
Riau Junior FA SMAN Olahraga Riau Lolos ke Liga 1 Askot PSSI Pekanbaru
Erick Thohir: Indonesia Harus Terima Keputusan FIFA
Keuntungan Buat Timnas Indonesia, Malaysia Batal Pakai Pemain Klub Amerika Serikat di Piala AFF U-23 2022
Ketua KONI Inhil Dorong Persani Segera Susun Program Kerja
Cabor Para Renang Sumbangkan 25 Medali Diajang Peparnas XVI Papua 2021
32 Atlet Karate Ikuti Kejuaraan Shokaido di Bengkalis
Usai Rayakan Tahun Baru, Balotelli Tabrakkan Mobil ke Rumah Tetangga