Pilihan
403 Hotspot Terdeteksi di Pulau Sumatra
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sejumlah provinsi di Sumatra meningkat, menyusul munculnya ratusan hotspot (titik panas) di pulau Andalas itu.
Menurut data Badan Meteorologi, klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, satelit mendeteksi 403 hotspot yang tersebar 9 provinsi.
Hotspot terbanyak berada di Sumatra Barat, 177 titik. Sisanya tersebar di Aceh 2 titik, Bengkulu 62 titik, Jambi 72 titik dan Lampung 2 titik.
Sementara Sumatra Selatan terdeteksi 49 titik, Sumatra Utara 13 titik, Bangka Belitung 15 titik, dan Riau 11 titik.
"Sebelas hotspot di Riau tersebar di 7 kabupaten. Terbanyak terdeteksi di Kepulauan Meranti, 3 titik," ujar Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Sanya, Jumat (25/3/2022).
Sementara sisanya tersebar di Kampar, Kuantan Singingi, Rokan Hulu dan Siak masing-masing satu titik. Serta Pelalawan dan Indragiri Hulu masing-masing 2 titik.
"Hotspot tersebut berada pada level confidence sedang," tambahnya.
.png)

Berita Lainnya
Masyarakat Diimbau Waspada dan Siaga Saat Terjadi Gerhana Bulan
Jalanan di Kota Pekanbaru Terpantau Sepi
PLN Segera Pasang Listrik di Kios Pasar Cik Puan Pekanbaru
BMKG: Rohul dan Kuansing Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Limbah Medis di Puskesmas Bandul Berserak
Hotspot Terdeteksi di Kampar dan Dumai
Hari ini Hujan Diprediksi Akan Guyur Sebagian Besar Wilayah Riau
Ditutup Permanen, Warga Dilarang Beraktivitas Radius 3 Km dari Gunung Marapi Sumbar
Terkait Karhutla, Gubri Segera Kumpulkan Camat se-Riau
Tragedi di Pelalawan, Bocah Perempuan Meninggal Diterkam Harimau Sumatera
Perbaiki Jalan Rusak Akibat Truk Batubara di Inhu, Pemprov Gelontorkan Rp87,3 Miliar
Sudah Ajukan Pinjaman, Ratusan UKMK Pekanbaru Kena Reject di BPR