Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Bupati Inhil : Pelatihan Politik Bagi Perempuan Sangat Penting
TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) mengapresiasi pelatihan politik bagi perempuan yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) di salah satu Hotel Tembilahan, Selasa (17/5.
Bupati Inhil HM Wardan yang diwakili oleh Asisten I H Tantawi Djauhari Pemerintahan dan kesejahteraan rakyat menyampaikan pendidikan politik bagi perempuan sangat penting.
"Perempuan harus mempersiapkan diri dan meningkatkan kualitas pribadinya dan yang lebih penting harus masuk dan aktif dalam organisasi kemasyarakatan maupun partai politik," ucap H Tantawi Djauhari.
Ia mengatakan masih banyak yang menganggap perempuan hanya di belakang saja dalam hal politik, maka statement tersebut harus dihilangkan.
"Tentunya upaya dan komitmen kuat dari Pemerintah demi terwujudnya kesejahteraan yang berkeadilan gender dengan terus mendorong dan keterlibatan perempuan di Parlemen serta mengikis ketimpangan gender dalam politik. Semoga melalui kegiatan ini dapat membawa perempuan semakin memiliki daya saing dan lebih kompetitif dalam pemilu tahun 2024 sehingga menuju kursi legislatif," ungkapnya.
Senada dengan itu Kepala Dinas DP3AP2KB Inhil R. Arliansah, SSi, ME berharap dengan Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan Dalam Politik ini sehingga dapat mendorong keterlibatan perempuan dalam pemilu yang akan datang, baik sebagai pemilih maupun peserta.
"Mudah Mudahan dengan kegiatan ini memberikan pengetahuan serta meningkatkan peran dan partisipasi politik warga negara khususnya perempuan melalui peningkatan representasi perempuan di legislatif, eksekutif dan yudikatif serta penyetaraan gender dalam kelembagaan bernegara," ujarnya.
Ia juga menyampaikan pentingnya kegiatan Pelatihan Pendidikan Politik Bagi Perempuan, keikutsertaannya perempuan dalam perpolitikan karena sebagai manifestasi dari tanggungjawab sosial bahkan kewajiban bagi setiap orang tanpa membedakan gender untuk memperbaiki keadaan masyarakat dan ditinjau dari konstitusi dan perundang-undangan dalam perpolitikan.
"pelatihan pendidikan politik bagi perempuan adalah meningkatkan pengetahuan peserta tentang hak politik perempuan, pentingnya kontribusi perempuan dalam politik, perempuan memahami sistem perpolitikan dan mendorong partisipasi perempuan dibidang politik," tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
Abdul Wahid Minta Petuah ICMI Riau, Jika Terpilih Siap Gandeng Pakar Untuk Rencanakan Pembangunan
Banjir Mulai Genangi Pemukiman Warga 2 Desa di Kecamatan Bonai Darusalam
PKKMB Mahasiswa RPL S1 Ilmu Hukum UNISI Berlangsung Sukses
Jelang Pemungutan Suara, Pj Bupati Inhil Pastikan Kesiapan Pengamanan TPS
Besok, PWI Riau Gelar FGD Waspadai Pidana Pemilu dan Deklarasi Media Melawan Hoax
Sinergitas Bengkalis-Dumai Garap Pulau Ketam dan Pulau Payung Rupat
Tidak Punya Dokumen, 6 Ekor Sapi Kurban Asal Sumut Terpaksa Putar Balik
Berbagi dan Bukber Serentak Se Indonesia, Polres Kampar dan Media Bagikan Takjil ke Masyarakat
Terdakwa Tipikor Pengadaan BBM PUPR Pelalawan Serahkan Surat ke JPU
Getir Kehidupan Kakek Syafri, Lansia 86 Tahun yang Terus Berjuang Menopang Keluarga
Korsleting Mesin, Mini Bus Terbakar di Jalan Kaharuddin Pekanbaru
Data Penerima Bantuan PSBB di Pekanbaru Belum Final