Pilihan
Kades se-Inhil Studi Banding ke Lombok, HMI : Dinilai Tidak Tepat
TEMBILAHAN- Terkait keberangkatan Kepala Desa di Inhil melakukan Studi banding ke Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat sorotan dari beberapa kalangan, terutama dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Inhil.
Dimana kegiatan studi banding tersebut, dinilai tidak tepat. Karna tidak ada revelansinya, lantaran daerah Lombok yang di jadikan studi banding tidak sesuai dengan kondisi geografis desa-desa yang ada di Kabupaten Inhil.
Sebagaimana disampaikan Ketua HMI Cabang Tembilahan Ahmad Fauzi dikatakanya bahwa studi banding merupakan kegiatan bagus menambah dan meningkatkan wawasan pengetahuan. Sehingga bisa di implementasikan buat upaya peningkatan dan perbaikan pembangunan agar lebih baik.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
" Kita tidak melarang untuk melakukan agenda studi banding. Namun terkait dengan keberangkatan studi banding ke daerah Lombok, NTB (Nusa Tenggara Barat) kita nilai tidak tepat. Karna kondisi geografis desa-desa di Lombok tidak sesuai dengan kondisi di Inhil " ungkap Fauzi.
Tidak hanya itu, Ia juga mempertanyakan, kenapa studi banding harus dilakukan ke Lombok dan terus apa relevansi dari hal yang di studi bandingkan serta apa urgensinya. Kemudian apakah karakter potensi yang distudi bandingkan sesuai dengan kondisi geografis desa-desa yang ada di kabupaten Inhil.
" Seharusnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Inhil sebagai fasilitator, harus mengarahkan Desa-desa untuk melakukan studi banding ke daerah lain sesuai dengan potensi yang ada di daerah. Sehingga tidak mengharuskan seluruh Desa yang ada di Inhil untuk melakukan kegiatan studi banding tersebut ke satu daerah saja " tegas Ketua HMI yang akrap disapa Fauzi
Ditambahkannya, misalnya, seperti potensi desa-desa yang ada di kecamatan Kemuning kurang lebih sama dengan potensi di daerah Sumatera Barat, potensi ini bisa si studi bandingkan. Kemudian potensi desa-desa yang ada di daerah Inhil Utara sama dengan potensi yang ada di daerah Kalimantan, bisa di studi bandingkan. Dan desa-desa di kecamatan lainnya, cari daerah lain yang memiliki kesamaan dalam potensi daerah yang sudah maju agar bisa di studi bandingkan.
" Seharusnya studi banding yang dilakukan harus terkonsep dan rasional serta mampu mencari hal baru yang relevan. Makanya, selama ini tidak dijelaskan tentang apa kegiatan studi tersebut, Kita mempertanyakannya dan meminta penjelasan tentang keberangkatan studi banding ke Lombok ini " pintanya.
Kemudian ia juga meminta kepada yang berangkat studi banding ke Lombok tersebut, bisa menyampaikan pertanggungjawaban hasil studi bandingnya ke media dan masyarakat. Agar proses pembangunan dan pengelolaan anggaran di Kepemerintahan terlihat lebih menjunjung tinggi azas transparan
" Untuk catatan kita bersama, kita berharap kedepannya bukan desa-desa yang ada di Kabupaten Indragiri hilir ini melakukan studi banding ke daerah lain, tapi bagaimana desa-desa yang ada di daerah lain melakukan studi banding ke daerah kita ini," harap Fauzi.***
.png)

Berita Lainnya
Gubri Serahkan Bantuan 776 Unit Alat Bantu Tangkap Ikan pada Nelayan Rohil
Bupati Inhil Tekankan Kejelasan Data Dan Perlindungan Masyarakat Dalam Tindak Lanjut Satgas PKH
Mudahkan Urus Adminduk, Disdukcapil Inhil Lakukan Jemput Bola Pelayanan Akta ke Keritang
Jadi Pembina Upacara, Ketua Bawaslu Inhil Ajak Siswa-siswi SMKN 1 Tembilahan Jadi Pemilih Yang Baik
Rangkaian HPN Tingkat Provinsi Riau, Jurnalis Inhil dan Bea Cukai Gelar Laga Persahabatan
Penuhi Standar Berkelanjutan, Kebun dan PMKS Sontang PT. APSL Raih Sertifikat ISPO
Bupati Irwan : Jangan Sampai Tuduhan Itu Menjadi Fitnah
Disela Kampanye, Fermadani Menyasar Pelaku UMKM di CFD Tembilahan
PWI Pokja Pekanbaru Audiensi dengan Plt Kajari, Martinus Hasibuan: Tercubit Satu, Tercubit Semua
Forum Pers Peduli Inhil Minta Mendagri Copot Pj Bupati Inhil
Mundur Sehari, Pemprov Riau Lantik Dua Pj Senin 23 Mei
Pemko Pekanbaru Izinkan Pasar Ramadan, Tapi Ada Syaratnya