Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
12 November 2025
3 Ribu UKM di Inhil Bakal Terima Modal Usaha
ilustrasi
INDOVIZKA.COM - Sebanyak 3062 Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terdampak covid-19 yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), direncanakan akan mendapatkan bantuan tambahan modal melalui dana APBD Inhil tahun 2020 sebesar Rp. 1.000.000 (Satu Juta Rupiah)
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Inhil, HT Eddy Efrizal Senin (31/08/20).
"Sampai saat ini ada 3062 UKM di Inhil terdampak covid-19 yang sudah kami data, jadi bukan hanya masyarakat terdampak oleh covid-19 ini, UKM-UKM juga sangat sulit dalam mencari nafkah sekarang," ujarnya.
Ia mengatakan 3062 UKM tersebut tersebar di 20 Kecamatan se Kabupaten Inhil. Dan sudah tidak bisa lagi beroperasi sebagai mana mestinya dikarenakan dampak dari covid-19.
TERKAIT
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
kami berharap bantuan yang diberikan dalam bentuk modal, ibaratnya 'lebih baik kita memberikan kail daripada memberikan ikan'," harap Eddy.
.png)

Berita Lainnya
Rupiah Melemah Sore Ini Jadi Rp14.932/USD
Pertalite Harusnya Dijual Rp 11.000 Bukan Rp 7.650, Apa Kata Ahok?
Harga Pinang Kering di Riau Naik
Pemerintah Tetapkan HET, Ini Harga Minyak Goreng Mulai 1 Februari
Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru Turun 5 Persen
Kenaikan Harga Telur dan Daging Ayam Picu Inflasi Riau
Wajib Coba! Keripik Pisang Home Industri Fasya Tawarkan Berbagai Varian Rasa
Harga Pinang Kering di Riau Naik Rp6.323/Kg
Sejak 1963, Pasar Subuh Tembilahan Tidak Pernah Sepi
10 Cara Menghasilkan Uang dari Instagram Hampir Tanpa Modal
Ditjen Pajak Tambah 8 Pemungut PPN PMSE Baru
Ajak Diskusi, Kadin Dumai Akan Undang Perusahaan Properti