Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Polisi Panggil Pria yang Sebut Kematian Eril Cuma Rekayasa, Pengakuannya Bikin Emosi
BALIKPAPAN - Salah satu akun Instagram dengan nama Kevin Wijaya Oey sempat viral di media sosial.
Akun itu memuat komentar bahwa insiden tenggelamnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Sungai Aare, Swiss, hanyalah rekayasa agar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bisa memenangkan Pilpres 2024.
Belakangan diketahui akun tersebut palsu. Pelaku juga sengaja memakai foto orang yang bernama Dede Setiawan.
Aparat kepolisian yang menerima laporan ini langsung mengambil tindakan. Berdasar hasil pendalaman, pemilik akun tersebut bernama Rafi, warga Balikpapan, Kaltim.
Polisi pun langsung mengamankan Rafi untuk dimintai keterangan.
Dede yang tidak tahu apa-apa sampai harus memberikan klarifikasi bahwa foto dia dicatut orang tak bertanggung jawab. Dia pun melaporkan kejadian ini ke polisi.
Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro mengatakan Rafi dimintai keterangan pada Selasa (7/9) lalu.
"Benar, pelakunya bernama Rafi. Sudah kami panggil dan yang bersangkutan mengakui hanya iseng saja," ucap Rengga saat dikonfirmasi JPNN.com, Kamis (9/6)
.
.png)

Berita Lainnya
Minggu Depan Ada Program Bikin SIM Gratis
Pasti Mundur! Gaji ke-13 PNS Baru Dibahas November 2020
KPU Tak Bisa Pastikan Honor Penyelenggara Pilkada 2020 Ditambah
Sebut Islam Arogan, PP Muhammadiyah Minta Abu Janda Belajar Mengaji dan Perdalam Ilmu Agama
Ribuan Wartawan Hadiri Porwanas XIII, Panitia Siap Sambut Kedatangan Kontingen
Hari Ini Pemerintah Evaluasi PPKM Seluruh Daerah
Hore! Indonesia Sudah Bebas dari Zona Merah Covid-19
Dugaan Pemerasan Oknum Wartawan di Inhil, Ahli Hukum Dewan Pers : Laporkan Saja ke Polisi
Waspada Gelombang Kedua Covid-19, DPR: Indonesia Berpotensi seperti India
Agar Tepat Sasaran, Kemensos Ajak Masyarakat Awasi Penyaluran BLT Minyak Goreng
Haji Dibatalkan, Jemaah Terdaftar 2020 Berangkat Tahun Depan
Tertinggi dalam 5 Tahun, Konsumsi Listrik Indonesia Tembus 210 TWh di Oktober 2021