Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
500 Ton Beras Impor Masuk Indonesia, Bulog Jamin Cadangan Beras Pemerintah Aman Hingga Pasca Lebaran
INDOVIZKA.COM - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menjamin, stok cadangan beras pemerintah (CBP) untuk operasi pasar terjaga sampai setelah Lebaran 2023.
Sebab, impor beras 500 ribu ton telah masuk secara bertahap, dengan target rampung 15 Februari 2023.
Dia menyatakan, stok cadangan beras pemerintah yang dikuasai Bulog bahkan belum termasuk dari hasil panen raya, yang biasa terjadi pada periode Maret mendatang.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
"Yang pasti gini, CBP kita ini sudah cukup sampai setelah Lebaran kalau tidak ada panen. Tapi kalau kita nanti ada panen, ya kita lihat, karena tugas saya sekarang dikasih tugas untuk menyerap 2,4 juta ton," kata Budi dalam kunjungannya ke Hypermart Puri Indah, Jakarta, Rabu (8/2).
Terkait tambahan stok hasil panen, di tidak terlalu memusingkannya, sebab Bulog diklaim sudah memiliki simpanan CBP yang cukup untuk operasi pasar. Berdasarkan laporan Kementerian Pertanian (Kementan), sejumlah daerah penghasil padi memang sudah melaksanakan panen beras di beberapa titik.
"Jadi jangan terlalu khawatir itu, memangnya kita enggak ada produksi? Ya kan? Sekarang sudah mulai produksi kan. Kemarin Mentan juga sudah mengekspos, sudah ada produksi," ujar Buwas.
"Hanya kata pak Kepala Badan Pangan Nasional tadi, produksi yang awal-awal ini pasti Bulog tak bisa menyerap, karena itu untuk mengisi kebutuhan pasar secara menyeluruh. Jadi enggak usah khawatir soal beras," ungkapnya.
Merujuk laporan Perum Bulog yang diberikan kepada Liputan6.com, stok cadangan beras perseroan saat ini berada di angka 528,6 ribu ton. Itu terdiri dari beras pemerintah dan komersil.
Untuk beras pemerintah besarannya sekitar 523,6 ribu ton, sementara sisa 5.000 ton merupakan beras komersil. Dari jumlah cadangan beras tersebut, Bulog mengatakan mayoritas memang masih berasal dari hasil impor, dan hanya sedikit yang merupakan beras lokal.
.png)

Berita Lainnya
Penerimaan Pajak Tembus Rp109 Triliun Sepanjang Januari 2022
3 Ribu UKM di Inhil Bakal Terima Modal Usaha
Inhil Siapkan Empat Pasar di Tengah Pandemi Covid-19
Pemerintah Berlakukan Harga Dasar Bensin Pertamina dan Swasta, Ini Harga Terbaru BBM Terkini
Pasca Dibuka 7 Mei, Bandara SKK II Pekanbaru Masih Sepi
Menko Perekonomian Targetkan Rabu Harga Minyak Goreng Rp14 Ribu per Liter
Harga Cabe Merah Kembali Naik, Kini Mencapai Rp 150.000/KG
Kekhawatiran Varian Omicron Buat Kurs Rupiah Melemah ke Level Rp14.373 per USD
Harga Ayam Potong di Tembilahan Naik Rp 40.000/Kg
Efek Covid-19, Pembeli Sapi Kurban di Inhil Sepi
Anggaran Pemulihan Ekonomi Riau Capai Rp326 Miliar
Harga BBM Resmi Naik, Puluhan Pengendara Serbu SPBU Sungai Beringin