Pilihan
Pemda Inhil Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan APBD 2023
TEMBILAHAN, INDOVIZKA.COM- Bupati Kabupaten Indragiri Hilir Drs. H. M Wardan, MP, memimpin rapat dengan agenda evaluasi realisasi fisik dan keuangan Anggara Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Bantuan keuangan Provinsi, Dak Fisik, Dak non fisik dan tugas pembantuan periode Februari 2023.
Rapat yang di laksanakan di ruang rapat lantai 5 kantor bupati Indragiri Hilir tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) , Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Pejabat eselon II, III dan IV, Para Camat dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu, (16/03/23).
Bupati H. Muhammad Wardan, mengatakan, rapat evaluasi ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana realisasi kegiatan dan apa saja yang menjadi hambatan serta kendala dalam pelaksanaan kegiatan pada masing-masing Perangkat Daerah terutama dalam percepatan pelaksanaan dana DAK dan APBD, sehingga hambatan-hambatan tersebut bisa diantisipasi dengan segera.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Dalam arahannya Bupati Inhil, mengharapkan kepada seluruh para OPD dan Camat untuk segera mungkin melaksanakan kegiatan dan bisa selesai sesuai dengan target yang diharapkan, namun capaian juga harus kita tingkatkan,” ungkap bupati
Ia berharap kepada OPD yang capaian realisasi fisik maupun keuangannya belum maksimal, agar dapat meningkatkan kinerjanya untuk mencapai target sesuai dengan apa yang telah ditetapkan dan melakukan monitoring secara terpadu antar OPD terkait.
Bupati juga menekankan khusus untuk dana alokasi khusus dan dana yang sifatnya bantuan dan lainnya agar tetap memperhatikan aturan – aturan pelaksanaan yang dikeluarkan oleh Kementerian terkait pada masing – masing bidang DAK, termasuk aturan perencanaan dan pelaporan untuk penyaluran anggaran dari Kementerian Keuangan.
“Hal ini sangat penting untuk menghindari sanksi yang diberikan oleh Pemerintah Pusat yang disebabkan karena tidak tertib dalam pelaporan penggunaan DAK dan bantuan lainnya,” jelas bupati.
.png)

Berita Lainnya
Dirut RSUD Sebut Kondisi Tiara Belum ke Arah Jantung Bocor Tetapi Harus Dilakukan Pemeriksaan Lebih Lanjut
Gubri Abdul Wahid Terima Kunjungan Tim Perjuangan Hak Masyarakat Adat
Taman RTH Pekanbaru Disulap Lebih Cantik
Pj Gubri Tinjau Pekerjaan Pelebaran Jalan Sultan Syarif Kasim
Bupati, Wabup, Keluarga Saksikan Pemotongan Hewan Kurban Presiden RI dan Pemda Kampar di Islamic Centre Bangkinang
Ketua DKPP KPU Sebut Incumben Siak Sudah Dua Periode
Sambut Tahun Baru Shio Lembu, Novotel Pekanbaru Hadirkan Sajian Lezat Khas Imlek
Pj Gubri dan Pj Kampar Tinjau Jalan Rusak Di Desa Tarai Bangun Sebelum Safari Ramadhan
APBD Riau 2022 Turun Jadi Rp8,2 Triliun, Ini Kata Sekdaprov
Wawako Pekanbaru Tinjau Lahan Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Okura
Rekor, Tiga Hari Berturut-turut Kasus Covid-19 Bertambah 31 Orang
Pimpin Upacara HUT Damkar ke-105, Pj. Bupati Herman Apresiasi Dedikasi Damkar Inhil