Pilihan
Capaian Vaksinasi Polio di Pekanbaru Baru 18%
INDOVIZKA.COM - Hingga saat ini capaian vaksinasi polio di Kota Pekanbaru masih sangat rendah. Angkanya baru 18 persen dari 95.000 orang sasaran.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru Dokter Zaini Rizaldy, Jumat (21/4/2023) mengatakan rendahnya capaian vaksinasi polio ini disebabkan rendahnya kesadaran masyarakat membawa anak-anaknya untuk mengikuti vaksinasi Polio.
"Capaian vaksinasi Polio memang belum mencapai target. Dari 95.000 orang sasaran, vaksinasi Polio baru mencapai 18 persen," ujar Zaini Rizaldy, Jumat (21/4/2023).
Ia mengatakan vaksinasi Polio ini digelar Dinkes secara massif karena ada Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio di Provinsi Aceh. Sehingga, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan Riau diminta melakukan program Crash Polio.
"Saat ini, kami sudah memasuki tahap kedua vaksinasi Polio. Karena, tahap pertama vaksinasi Polio belum mencapai target," Cakapnya.
Pada tahap kedua ini, ternyata vaksinasi Polio baru mencapai 18 persen. Akhirnya, Dinkes melakukan evaluasi pencapaian vaksinasi Polio ini. Dinkes Pekanbaru juga berkoordinasi dengan Dinkes Riau, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan WHO (organisasi kesehatan dunia).
"Kami tidak mengetahui kenapa masyarakat kurang berminat mengantar anaknya untuk vaksinasi Polio. Hal ini terbukti di beberapa tempat yang kami siapkan seperti posyandu, puskesmas, dan rumah sakit, ternyata balita yang divaksin Polio sangat sedikit," sebutnya.
Dikatakan Zaini, Dinas Kesehatan juga sudah membuka vaksinasi Polio di mal dan tempat wisata.
"Namun, partisipasi masyarakat ini yang kurang," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Dinkes Inhil Himbau Masyarakat Kenali Bahaya Penyakit Lupus
Omicron Bertahan Lebih Lama di Permukaan Plastik & Kulit Manusia daripada Varian Lain
Bolehkah Anak Tetap Divaksinasi COVID-19 ketika Batuk Pilek?
China Beri Izin Edar Obat Covid-19 di Tengah Merebaknya Varian Omicron
Tetap Waspada meski Sudah Vaksinasi Covid-19, Ini Saran Dokter
Vaksinasi Covid-19 Mampu Proteksi Keparahan Akibat Omicron
Tak Bisa Jawab 6 Pertanyaan Ini? Tanda Otak Alami Penurunan Fungsi
Dinkes Inhil Minta Puskesmas Percepat Kerjasama Adminduk untuk Ibu Melahirkan
Vaksin Booster Gratis untuk Peserta BPJS Kesehatan, Simak Syarat Mendapatkannya
Maksimalkan Pembangunan Puskesmas Kempas Jaya, Dinkes Inhil : Perjuangannya Tidak Mudah
Pasien Corona di Riau Nambah Satu dari Warga Natuna, Total 118 Kasus
Update Covid-19 di Riau: Tambah 140 Kasus, 30 Sembuh dan 5 Pasien Meninggal Dunia