Pilihan
Masyarakat Perlu Sesuaikan Pola Makan Usai Berpuasa di Bulan Ramadhan
INDOVIZKA.COM - Setelah 30 Hari menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan, tubuh kita memerlukan penyesuaian dari pola makan selama menjalankan puasa ke pola makan rutin biasa.
Menurut Mery Folina SKM, Nutrisionis Seksi Kesehatan Keluarga (Kesga) dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) penyesuaian yang dilakukan dengan membatasi konsumsi jenis makanan yang banyak mengandung gula, garam, lemak, atau makanan dan minuman yang manis, asin, dan berminyak.
"Setelah satu bulan berpuasa, dan kemudian merayakan syawal atau idul fitri tentunya masyarakat akan memanfaatkan moment tersebut dengan menikmati makanan-makanan yang ada. Namun masyarakat banyak yang lalai tentang bagaimana menjaga kesehatan dengan membatasi asupan karbohidrat, seperti makanan atau minuman yang terlalu manis,” ucapnya.
Saat melaksanakan puasa Ramadan selama 30 hari, terdapat perbedaan jenis, jumlah, dan waktu konsumsi makanan dan minuman dibandingkan hari biasa. Untuk itu, penyesuaian pola makan secara perlahan diperlukan mengingat terdapat perubahan pada proses metabolisme.
"Selain memperhatikan jenis makanan, kita juga dianjurkan untuk mengkonsumsi buah dan sayur untuk mencukupi mineral dan vitamin dalam tubuh," jelasnya.
"Antioksidan yang didapat dari buah dan sayur ini juga penting karena dapat menangkal radikal bebas yang membahayakan tubuh dan membantu meningkatkan sistem imun tubuh," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Riau Tambah 183 Kasus Positif Covid-19, 4 Pasien Meninggal Dunia
Dinkes Inhil Taja Pertemuan Pemetaan Analisis Situasi Stunting
Diusir Warga karena Corona, Perawat Terpaksa Tidur di RS Persahabatan
Peternak Diminta Waspada Terhadap Kasus Antraks Hewan
Prof Zubairi: Kita Jangan Jemawa Hadapi Varian Omicron
Tahun 2024, Kasus Stunting di Kelurahan Tagaraja Menurun
Kuatkan Akreditasi Laboratorium Kesehatan Daerah, Dinkes Inhil Gelar Workshop
Dinkes Inhil Laksanakan Sosialiasi Advokasi Kabupaten/ Kota Sehat
Waspada, 8 Makanan Ini Penyebab Asam Lambung Naik
Insentif Tenaga Medis Belum Cair Akibat Terhambat Data
Jadi Fokus Utama, Dinkes Inhil Sediakan Beberapa Layanan Kesehatan Ibu Hamil
Pesan Ketua MCCC kepada Masyarakat untuk Cegah Penyebaran Varian Omicron