Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Sempat Buronan, Aktor Intelektual Perambahan Hutan di Ukui Berhasil Diciduk
INDOVIZKA.COM - Sempat buron empat bulan, EH (46) pemodal perambahan hutan di Ukui diciduk Polres Pelalawan. Pelaku diduga perambahan hutan di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui yang terjadi pada Januari 2023.
EH tercatat sebagai warga Desa Batas, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Tersangka diamankan Tim Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan pada Selasa (16/5/2023) sore lalu. Dikutip tribunpekanbaru.com, EH diduga sebagai aktor intelektual dalam kasus perambahan hutan.
"Selama ini pelaku sudah dicari-cari keberadaannya oleh penyidik Satreskrim. Setelah dapat kabar yang bersangkutan sedang di PN Pelalawan, langsung diamankan," ujar Kapolres Pelalawan, AKBP Suwinto SIK SH melalui Kasi Humas AKP Edy Harianto, Jumat (19/5/2023).
Tersangka EH telah mendekam di sel tahanan Mapolres Pelalawan untuk bertanggungjawab atas perbuatannya. Ia akan dijerat dengan kasus yang sama dengan tersangka sebelumnya.
Edy Harianto menerangkan, kasus yang menjerat EH berawal dari laporan perusahaan CV Putri Lindung Bulan (PLB) yang beroperasi di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui pada 15 Januari lalu. Saat itu seorang sekuriti CV PLB Ukui melaksanakan patroli di areal konsesi perusahaan.
Selanjutnya, saksi melaporkan temuan itu kepada atasannya, ada aktivitas perambahan lahan di areal perusahaan. Lalu saksi bersama tim perusahaan lainnya diminta memastikan titik koordinat lokasi, ternyata benar areal itu masuk dalam konsesi CV PLB dan lahan yang sudah distaking mencapai 0,5 hektare.
"Ketika itu diamankan 5 orang pelaku di lokasi berikut alat berat eskavator PC 200 merk Hitachi. Diamankan ke Mapolres Pelalawan," tutur Edy Harianto.
Setelah dilakukan penyelidikan dan ditingkatkan ke penyidikan, ditetapkan 3 orang tersangka dari lima pria yang diamankan di lokasi. Perkaranya kemudian dilimpahkan ke kejaksaan dan sidangnya sudah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan.
Dari hasil penyidikan, ternyata ada satu orang yang merupakan otak pelaku atau aktor intelektual dalam kasus ini yakni EH. Tersangka utama ini diduga sebagai pemodal dan yang membiayai semua aktivitas perambahan tersebut.
.png)

Berita Lainnya
Kajati Riau Kirim Surat ke Kepala Daerah, Minta Tidak Layani Permintaan Uang dan Proyek dari Oknum Kejaksaan
KPK Lakukan OTT di Riau, Sejumlah Pejabat Kuansing Diamankan?
Ibunya Dipacari Anaknya Dicabuli, Korban Tidak Bisa Menolak?
Geger, Mayat Perempuan Ditemukan Warga Rumbai dalam Parit Penuh Sampah
Kuasa Hukum: Tidak Benar Pemprov Riau yang Ajukan Penangguhan Penahanan Yan Prana
Waspada! Penipu Catut Nama dan Foto Pj Bupati Inhil via WhatsApp
2 Tersangka Pengedar Pupuk Palsu di Riau Ditangkap Polisi
Kasus Dugaan Cabul Anak, Polisi Amankan Pria di Rengat Barat
Hati-hati!! Penyebar Kabar Hoax Corona Bisa di Pidana Penjara 6 Tahun dan Denda 1 Miliar
Grebek Home Industri Pil Ekstasi, Satreskrim Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Pil Setan
Kurang dari 6 Jam, Polsek Tembilahan Hulu Polres Inhil Ringkus 4 Pengedar Sabu di Lokasi Berbeda
16,5 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai 11,7 Miliyar Dimusnahkan Bea Cukai Tembilahan