Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Komisi II DPR RI Tegaskan Penundaan Pilkada Bukan Ranah Bawaslu
INDOVIZKA.COM - Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang menegaskan bahwa bukan ranah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengusulkan penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
“Usul Bawaslu menyangkut penundaan Pilkada Serentak 27 November 2024 dengan alasan Presiden baru dilantik dan masalah keamanan menurut saya mengada-ada dan bukan ranah Bawaslu,” kata Junimart di Jakarta, Jumat (14/7/2023).
Dia juga menyoroti sikap Bawaslu yang tiba-tiba berubah menjadi tidak mendukung Pilkada diadakan tahun 2024. Menurut Junimart, Bawaslu selama rapat kerja hingga rapat dengar pendapat di Komisi II DPR, tidak pernah keberatan dengan jadwal Pilkada.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
“Beberapa kali Raker dan RDP dengan penyelenggara Pemilu (termasuk Bawaslu) pembahasan tentang penentuan jadwal Pilkada Serentak 2024 di Komisi II DPR RI tidak pernah keberatan,” katanya.
Karena itu dia mempertanyakan kenapa Bawaslu mengeluarkan pernyataan tersebut saat ini. Dia menyarankan agar Bawaslu fokus bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku untuk persiapan pelaksanaan Pemilu 2024.
Junimart menilai alasan Bawaslu yang mengusulkan penundaan Pilkada karena persoalan keamanan, hal itu bukan ranah penyelenggara pemilu.
Menurut dia, masalah keamanan adalah ranahnya penegak hukum sehingga tugas Bawaslu hanya mengawasi pelaksanaan, penyelenggara, peserta Pemilu dan bisa memberi sanksi.
.png)

Berita Lainnya
Estafet Kirab Pemilu 2024 akan Tiba di Riau
Tes Kesehatan di RSPAD, Anies Baswedan: Profesional dan Efesien
Charta Politika: Prabowo Ungguli Ganjar-Anies di Bursa Capres
Surat Berisi Skenario Pelengseran GUS DUR Ditemukan Jurnalis
Istana Pertanyakan Logika SBY Soal Tudingan Kudeta Demokrat
AHY Sebut KLB Demokrat yang Hasilkan Moeldoko sebagai Ketum adalah Dagelan
DPP Golkar Buka Peluang ke Syamsuar
Berpotensi Menangkan Pilkada Rohul, PAN Mantap Beri Dukungan untuk Hafith Syukri-Erizal
DPW Fasilitasi Musda PAN Se-Riau
Masa Jabatan Kepala Daerah Hanya 3 Tahun 8 Bulan
DPW Jema'ah Syatariah Riau Minta Mubaligh dan Alim Ulama Ajak Jemaah Menangkan Wahid-Hariyanto
H Dani M Nursalam Kembali Lantik 196 Pengurus DPAC dan DPRt PKB se-Kecamatan Enok