Pilihan
Dinkes Inhil Ingatkan Pentingnya ASI Ekslusif Bagi Bayi 0-6 Bulan
INDOVIZKA.COM - Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan alamiah berupa cairan Dengan kandungan gizi yang cukup dan sesuai Dengan kebutuhan bayi, sehingga bayi tumbuh dan berkembang dengan baik.
Untuk itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Dinkes Inhil) melalui petugas kesehatan dan kader selalu mensosialisasikan dan mendukung pemberian ASI Ekslusif (ASI Saja) pada bayi usia 0-6 bulan.
Kepala Dinkes Inhil, Rahmi Indrasuri SKM. MKL. menjelaskan ASI Ekslusif adalah bayi sejak lahir usia 0-6 bulan hanya diberi ASI saja tidak diberi makanan ataupun minuman tambahan apapun, karena sudah memenuhi seluruh kebutuhan bayi.
"Mengapa demikian, kapasitas lambung bayi baru lahir sangat terbatas, hanya mampu menampung cairan sebanyak 10-20 ml atau setara Dengan 2-4 sendok teh. Kemudian sebelum berusia 6 bulan sistem pencernaan bayi belum terbentuk sempurna sehingga bayi belum siap mencerna makanan/minuman lain selain ASI.
Selain itu, kata Rahmi ASI saja dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi sejak baru lahir sampai berumur 6 bulan. Menunda pemberian makanan tambahan hingga bayi berusia 6 bulan dapat menghindari bayi dari obesitas (kegemukan).
Selain hal demikian, ASI diberikan kepada bayi karena mengandung banyak manfaat dan kelebihan. Di antaranya menurunkan risiko terjadinya penyakit infeksi pada bayi, ASI juga bisa menurunkan dan mencegah terjadinya penyakit non infeksi seperti penyakit obesitas, kurang gizi, asma dan meningkatkan IQ dan EQ anak serta menciptakan ikatan kasih sayang yang kuat antara ibu dan bayi.
Bayi merasa terlindungi dalam dekapan ibu, mendengar langsung suara detak jantung ibu dan merasakan sentuhan ibu pada saat menyusui.
.png)

Berita Lainnya
Puskesmas Tembilahan Kota Langsungkan Pencanangan Imunisasi HPV di SDN 023
Dinkes Inhil Ajak Masyarakat Perbaiki Gizi Anak Dengan Menu Alternatif
Mengenal Omicron, Varian Baru Covid-19 yang 500 Persen Lebih Menular
Update Covid-19 di Riau: Tambah 140 Kasus, 30 Sembuh dan 5 Pasien Meninggal Dunia
Prevalensi Stunting di Desa Catur Karya Tunjukkan Fluktuasi
Satgas Covid-19: Lab Perlu Dievaluasi untuk Kebutuhan Tes
Hari Ini, 200 Tenaga Kesehatan RSUD Puri Husada Tembilahan di Swab
Dinkes Inhil : Strategi Promkes Sasar Perubahan Prilaku Melalui 3 Area
Terjadi Penurunan Stunting di Desa Harapan Makmur
Kadinkes Inhil Ajak Masyarakat Kenali Gejala ISPA Beserta Pencegahannya
Cegah Polio di Riau, Gubri Dukung Crash Program Imunisasi Polio
Alat Swab Datang, Setiap Hari di Riau Bisa Periksa 1000 Sampel