Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Politisi Demokrat M Nasir Tumbang Usai Belasan Tahun Jadi Anggota DPR Dari Riau
PEKANBARU, INDOVIZKA. COM- Penghitungan suara untuk DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Riau 2 hampir menggambarkan komposisi suara partai dan siapa caleg akan melenggang ke Senayan untuk periode 2024-2029.
Nama-nama beken seperti M Nasir, Caleg Partai Demokrat yang sudah menjadi penghuni Senayan sejak 2009 silam, tak masuk dalam urutan 6 besar perolehan suara partai terbanyak.
Akankah perjalanan politik Nasir sebagai wakil rakyat yang sudah menghuni Senayan selama 3 periode atau 15 tahun akan berakhir?
Berdasarkan data dirilis oleh KPU, Senin, 19 Februari 2024, pukul 15.00 WIB, jumlah suara diperoleh Partai Demokrat untuk DPR RI dari Riau 2 berkisar 47.467 suara.
Tertinggal sekitar 12 ribu suara dari Partai Amanat Nasional (PAN), berada di atasnya sudah mendapatkan 59.834 suara.
Sementara itu, Partai yang diperkirakan akan melenggang masuk ke Senayan dengan suara terbanyak saat ini adalah Partai Golkar dengan jumlah 116.332 suara.
Kemudian PKB 68.694 suara, PDIP 54.818 suara, PKS 59.853 suara, 49.868 suara dan Gerindra 52.678, PAN 59.834 suara.
.png)

Berita Lainnya
Bawaslu Pekanbaru Beri Catatan Hasil Pleno DPSHP KPU
Visi Misi Cagubri Bermarwah dikuliti Pemuda Milenial dan Gen Z Pekanbaru
Didukung Maju Pilkada Batam, Putra Kelahiran Inhil Ini Istiqarah Dulu
Meski Kepemimpinan Haris Pertama di KNPI Bergejolak, Musda di Riau Tetap Digelar
Rangkaian Bakti Sosial Harlah PKB ke-22 Dapat Respon Positif Masyarakat
Demokrat Riau Persiapkan Achmad Maju Pilgubri
Targetkan 10 Kursi DPRD, PKB Riau Daftarkan 65 Bacaleg ke KPU
Kunjungi Riau Dua Hari, DPP SantaNU Apresiasi Menteri LHK Peduli Lingkungan Riau
Terima 1 Unit Mobil Ambulans, DPC PKB Inhil Apresiasi Kepedulian DPW PKB Riau untuk Masyarakat
Aktivis 98 Dorong Abdul Wahid Maju Pilgubri Tuntaskan Cita-cita Reformasi
Terlibat pada Pemekaran Kecamatan Pelangiran, Ferryandi Nilai Kelurahan Masih Tertinggal Infrastrukturnya
Heboh Firdaus Tagih Uang Mahar Pilkada 2018, Irvan Herman Harus Tanggung Jawab