Pilihan
KONI Inhil Ikut Berpartisipasi Perangi Covid-19
INDOVIZKA.COM- Tidak hanya mengurusi organisasi olahraga saja, namun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indragiri Hilir, juga peka terhadap apa yang terjadi saat ini.
Buktinya, Selasa (31/3/2020) Pengurus KONI Inhil bersama Forkopimda dan Ormas yang ada di Inhil, ikut serta dalam Gerakan Bersama Memutus Matarantai Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Kota Tembilahan.
Dengan dilengkapi alat penyemprot yang berisi cairan disinfektan, puluhan anggota KONI Inhil melakukan penyemprotan di berbagai fasilitas umun yang ada di Kota Tembilahan. Tidak hanya itu, tempat-tempat keramaian seperti sekolah, bank dan toko-toko milik warga juga tak luput dari sasaran penyemprotan.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Kebetulan lokasi kita tadi berada di Jalan M Boya, dimana ini salah satu jalan protokol yang ada di Kota Tembilahan. Jalan ini cukup ramai aktifitas warga, jadi sangat rawan untuk penyebaran virus di sana," ungkap Ketua Umum KONI Inhil Drs H Syamsurizal Awi, yang dikonfirmasi melalui Drs H As'ad selaku Ketua Harian KONI Inhil.
Dikatakan As'ad, KONI Inhil sangat mendukung upaya yang dilakukan pemerintah dalam menanggulangi dan memcegah berkembangnya Virus Corona di Inhil. Apalagi WHO mengatakan, Covid -19 ini telah menjadi wabah atau pandemi yang harus diperangi bersama-sama.
"Caranya kita harus patuh pada anjuran pemerintah, seperti mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker, menjaga jarak saat bertemu, jangan berkerumun atau berkumpul, berdiam di rumah jika tidak ada keperluan mendesak," lanjut As'ad.
Jika masyarakat mau mematuhi anjuran pemerintah ini, kita sangat yakin virus corona yang sedang dihadapi akan berakhir. Karena itulah cara memutus matarantai perkembangnya, agar tidak mewabah kemana-mana.
"Makanya jauh-jauh hari pemerintah telah meliburkan anak-anak sekolah, sebab yang sangat rentan tertular itu adalah anak-anak. Hanya saja karena tubuh mereka memiliki imun yang kuat, maka yang akan jadi korban adalah orang yang terjangkit berikutnya," terang As'ad.
Untuk itu perlu kesadaran masyarakat bersama, menjaga agar wabah ini tidak berkembang. Dan ini adalah tugas kita bersama, ikuti anjuran pemerintah, jangan cuek atau tidak perduli, karena jika sudah terkena virus ini sulit untuk diobati, apalagi jika yang terkena itu mereka yang sudah ada penyakit sebelumnya di dalam tubuh.
"Diam saja di rumah, jangan kemana-mana, sudah banyak contoh di negara lain, hendaknya itu jadi pelajaran bagi kita," tutup As'ad. ***
.png)

Berita Lainnya
Sukseskan Gerakan 1.000 Kantong Darah Ramadhan, PWI Riau Terima Penghargaan
Yayasan Vioni Bersaudara Kirim 40 Paket Sembako untuk Masyarakat di Kateman
PWI Siak Bagikan Tips Hadapi Oknum Wartawan di Sekolah
Mahasiswa Kukerta UNRI Semprotkan Disenfektan di Masjid Kuala Keritang
Ramadhan Brand Berbagi 2021, Berbagi untuk 1.000 Kebaikan
PT SRL Peduli, Manajemen dan Karyawan Bakti Sosial di Desa Teluk Kiambang
Melalui Program CSR, BRK Serahkan Bantuan Masjid di Tembilahan Hulu
Rokan Hilir Berbenah, Fokus Anak Tertinggal, Infrastruktur Pendidikan dan Ekonomi Jadi Prioritas
KKSS Inhil Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Teluk Jira
Pj Gubernur Dukung Penuh HPN 2025 di Riau
Pengurus Surau Al-Falah Tembilahan Serahkan 155 Paket Sembako untuk Warga Miskin
SKK Migas Dorong Penerapan Inovasi Teknologi Pemboran dan Sumuran Untuk Dukung Pencapaian Ketahanan Energi Nasional