Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
DPC PKB Inhil Distribusikan Bilik Sterilisasi Covid-19 di Fasilitas Umum
INDOVIZKA.COM- DPC PKB Inhil distribusikan bantuan bilik sterilisasi di beberapa lokasi fasilitas umum di Kabupaten Indragiri Hilir.
Bilik sterilisasi yang diproduksi secara mandiri oleh DPC PKB Inhil ini dilengkapi dengan teknologi sensor yang bekerja secara otomatis mengeluarkan cairan antiseptik saat mendeteksi adanya gerakan di dalam bilik sterilisasi.
Pendistribusian secara simbolis yang dilakukan di halaman Kantor DPC PKB Inhil dan di Pelabuhan Kuala Enok ini dihadiri langsung Ketua DPC PKB Inhil H Dani M Nursalam dan didampingi seluruh Anggota Fraksi PKB DPRD Inhil dan kader partai, Jum'at (3/4/2020) pagi.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Selain 25 unit bilik sterilisasi, DPC PKB juga menyerahkan bantuan semprotan sebanyak 25 unit, ratusan liter cairan disinfektan dan 10 ribu batang sabun antiseptik untuk mendukung gerakan mencuci tangan bagi masyarakat.
"Bilik sterilisasi ini dari hasil inovasi kader DPC PKB Inhil yang akan diletakkan di keramaian, seperti pelabuhan dan Puskesmas," kata H Dani M Nursalam.
Sebelumnya, dikatakan Dani, sebagai bentuk aksi melawan Covid-19, PKB juga sudah memulai kegiatan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat ibadah di Tembilahan dan di kecamatan lainnya.
"Pendanaannya 100 persen murni dari iuran seluruh anggota dewan PKB Inhil dengan memotong gaji. Ini dilakukan sebagai bentuk rasa empati kita dengan kondisi saat ini," ujar Dani.
Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Riau ini juga menuturkan, cairan antiseptik di bilik sterilisasi PKB, memiliki kandungan yang tidak berbahaya atau aman. Berbeda dengan cairan disinfektan yang umum digunakan.
"Cairan antiseptik ini tidak berbahaya. Sudah kita konsultasikan kepada pihak medis, dokter senior untuk penggunaan cairan antiseptik ini. Salah satu kandungannya itu ada Dettol," ungkap Ketua DPRD Kabupaten Inhil Periode 2014-2019 itu.
Sementara itu, Andi Zulkarnaen, Koordinator Porter Pelabuhan Kuala Enok, saat ditempatkan bilik sterilisasi di Pelabuhan Kuala Enok oleh H Dani M Nursalam mengucapkan terima kasih kepada DPC PKB ini yang telah menempatkan bilik penyemprotan (disinfektan) di pelabuhan ini.
"Setahu saya ini yang pertama ada bantuan bilik penyemprotan di pelabuhan. Terimakasih kami ucapkan," kata Andi.(san)
.png)

Berita Lainnya
Bupati Zukri Resmi Sandang Gelar Magister Manajemen Dari Universitas Lancang Kuning
Sempat Mati Total, Jargas di Tiga Kecamatan di Pekanbaru Kembali Hidup
Sekolah di 32 Kelurahan Zona Merah Pekanbaru Ini Dilarang Buka, Kepsek Nekat Bakal Dievaluasi
Luar Biasa, Buka Puasa Bersama PWI Dihadiri Tiga Mantan Gubri
Audiensi dengan Menkes, Pelalawan Usulkan Pembangunan Dua Rumah Sakit
Bedelau, Bank Riau Kepri Tembilahan Bagi-Bagi Hadiah Mobil dan Emas
Waspada, Cuaca Panas Terik 35 Derajat Celcius di Kota Pekanbaru dan Sekitar
Dirgahayu ke-21, BPOM Inhil Edukasi Masyarakat dengan Obat dan Makanan
Lusa, Pasangan Afrizal - H Sulaiman Mendaftar ke KPU Rohil
Bertolak ke Bengkalis, Rombongan PWI Inhil Siap Sukseskan Konferprov XV PWI Riau
Terkait Putusan MA Masalah Lahan di Desa Gondai, Ini Penjelasan Kejari Pelalawan
Pelantikan Walikota Dumai Terpilih 17 atau 26 Februari