Pilihan
Pria di Kecamatan Pelangiran Cabuli Anak Angkat hingga Hamil 4 Bulan
TEMBILAHAN, INDOVIZKA.COM- Bejat! Pria di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berinisial YG tega mencabuli anak angkatnya hingga hamil 4 bulan. Akibatnya, pria berusia 43 tahun ini diringkus tim Unit Reskrim Polsek Pelangiran di tempatnya bekerja di Kawasan PT Tabung Haji Indo Plantations (THIP), Pelangiran, Inhil, Rabu (26/2/2025) lalu.
"Benar, kami ada melakukan penangkapan terhadap tersangka pencabulan terhadap anak di bawah umur hingga hamil empat bulan," kata Iptu Anton Hilman.
Penangkapan itu berdasarkan laporan orang tua korban inisial MH (37) di Mapolsek Pelangiran, Rabu (26/2/2025) lalu.
"Kami berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan setelah kami menerima laporan dari orang tua korban," ujar Kapolsek Pelangiran.
Dia mengatakan, pencabulan itu terjadi pada bulan November 2024 di rumah tersangka bekerja.
"Tersangka dan orang tua korban ini kerabat dari kampung yang sama. Namun tersangka tidak punya anak, sehingga dia sejak kecil memelihara korban," jelas Kapolsek.
Dijelaskan Kapolsek, orang tua korban atau pelapor sebelumnya mengira anaknya itu baik-baik saja. Dan menelepon tersangka ingin menjemput anaknya.
"Namanya insting orang tua, tiba-tiba nelepon dan mau menjemput anaknya untuk dibawa ke Sungai Guntung Kecamatan Kateman karena sudah sangat rindu," ujar Kapolsek.
Sejak korban tinggal bersama dengan orang tuanya, dia seperti tidak ceria dan mengeluh kepenatan bahkan hingga mual-mual.
Pada saat dia menanyakan kepada korban, ia selalu tidak memberikan alasan yang jelas. Hingga pada saat itu pelapor perhatikan korban tidak ada halangan hingga sampai dua bulan, yang mana membuat pelapor semakin khawatir," sambung Kapolsek.
"Dari keterangan dokter, korban hamil 4 bulan. Setelah ditanya siapa pelakunya, korban menjawab YG yang tak lain orang tua angkatnya sendiri," tutur Kapolsek.
Tidak senang atas perbuatan keji yang dilakukan kerabatnya terhadap anaknya itu, orang tua korban pun malaporkan ke Mapolsek Pelangiran.
"Setelah menerima laporan, kami langsung mengamankan tersangka di tempatnya bekerja. Dan dari interogasi tersangka mengakui perbuatanya itu," tutup Kapolsek.
Kini tersangka sudah diamankan dan atas perbuatannya, tersangka di ancam Pasal 81 UU RI no 17 tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun penjara.
.png)

Berita Lainnya
Kejari Inhil Kembali Musnahkan BB Tindak Pidana Yang di Dominasi Hp iPhone
Dilaporkan Curi Gelang Emas, Nenek di Kuantan Hilir Diciduk Polisi
Gasak Kotak Infak, 4 Pemuda Tanggung di Meranti Diamankan Polisi
Sedang Rekap Hasil Nomor Togel, Penjual Togel Diringkus Polres Inhil di Rumahnya
WNA Meninggal di Atas Motor di Jalan Imam Bonjol
Terkait Kecelakaan Kerja di PT PHR, Pimpinan PT ACS Diperiksa Polisi
Massa Pendukungnya Dibubarkan Polisi, Habib Rizieq Berjanji Ikuti Sidang Fisik dengan Tertib
Sekda Riau Ditahan Kejati, DPRD: Jadikan Pelajaran!
Keroyok Pekerja Sortasi PT Tasma Puja, Dua Warga Kampar Ditangkap Polisi
Tidak Perlu Waktu Lama, 2 Pelaku Pencurian Sepeda Motor Berhasil Diamankan Polsek Tembilahan Hulu
Palak Supir Truk Rp200 Ribu, Pria di Dumai Diamankan Polisi
Geledah Rumah Notaris, Polisi di Bali Sita Sabu-Sabu