Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Gelombang II Penerima Kartu Prakerja Diumumkan Sore Ini!
JAKARTA - Pemerintah mengungkapkan sebanyak 8,4 juta orang telah mendaftar program Kartu Prakerja sejak dibuka pada 11 April hingga hari ini, Selasa (28/4). Pada penerimaan pertama, sudah ada 168.111 orang yang diterima mengikuti program ini.
Rencananya, sore ini pemerintah akan kembali mengumumkan penerima program Kartu Prakerja gelombang II.
"Gelombang kedua yang ditutup Kamis pekan lalu insyaallah nanti petang paling lambat akan mendapatkan SMS notifikasi dari manajemen pelaksana yang menyampaikan teman-teman dapat Prakerja," ungkap direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (28/4).
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
Sebanyak 288 ribu orang akan diumumkan menjadi penerima program Kartu Prakerja gelombang II. Bahkan, ke depannya, jumlah penerima akan diperbanyak mengikuti arahan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Maka dari itu, Denni meminta 8,4 juta pendaftar yang belum diterima di gelombang I maupun II untuk bersabar, karena program ini akan terus dibuka sampai akhir November 2020.
"Kami mohon semuanya sabar, kita tahu 8,4 juta jauh lebih besar daripada yang dapat didanai pemerintah. Karena itu, teman-teman yang tidak terlalu susah dibandingkan yang lain mohon untuk toleransi, kita utamakan berikan kesempatan bagi rekan-rekan yang lebih terdampak kehidupannya, income-nya, daya belinya karena COVID-19 ini," tuturnya.
Ia juga berpesan bagi calon pendaftar yang belum terlalu terdampak agar menunda mendaftar sekarang. Sebab, pelatihan secara tatap muka juga akan segera digelar begitu pandemu COVID-19 selesai.
"Kita berharap ketika COVID-19 selesai, maka pola normal Kartu Prakerja yang menyediakan pelatihan online maupun tatap muka akan dimulai," ucap dia.
Pemerintah sebelumnya telah mencairkan Rp 597 miliar untuk 168.111 penerima Kartu Prakerja gelombang I. Para penerima manfaat ini mendapatkan Rp 3.550.000 untuk memilih aneka paket pelatihan yang diinginkan mereka.
"168 ribu orang telah menerima transfer dari pemerintah APBN ke rekening virtual account mereka. Dari jumlah itu, kan ada Rp 1 juta yg didedikasikan khusus untuk beli pelatihan apapun yang mereka inginkan," jelas Denni.
"Dan jangan lupa, Rp 1 juta akan expired 31 Desember 2020," tutupnya.**
Sumber: Kumparan
.png)

Berita Lainnya
Warga Aceh Minta Ahok Audit Pertamina dan Berantas Mafia Tanah
Update Korban Corona di Tanah Air: 172 Positif, Meninggal 7 Orang
Masih Penasaran kenapa WNA Boleh Masuk Tapi Warga Dilarang Mudik? Ini Jawaban Pemerintah...
Operasi Zebra 2021 Baru Berjalan Seminggu, 8.266 Kendaraan Kena Tindak
Pedagang soal Penurunan Harga Minyak Goreng: Akal-Akalan Pemerintah
Dolar AS Lampaui Rp. 16.000, Apalagi Langkah Jokowi
Ini Jadwal Tahapan Pilkada Serentak 2024, Pendaftaran Pemantau Sudah Dimulai
Menteri Basuki Perintahkan Perbaikan Tol Trans Sumatera Tuntas Akhir April 2022
Kapolri Instruksikan Kapolda Pastikan Minyak Goreng Tersedia di Pasar Tradisional dan Modern
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan Hari Ini
Jokowi Minta NU Berikan Informasi Akurat Tentang Vaksin Covid-19 kepada Umat
DPR Kritik Kepala BPOM yang Terkesan 'Alergi' dengan Vaksin Nusantara