Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Kaderismanto: APBD Riau 2026 Sudah Diverifikasi Kemendagri, Tinggal Jalankan Saja
PEKANBARU, INDOVIZKA.COM - Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, menyatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun 2026 telah selesai diverifikasi oleh Menteri Dalam Negeri. Anggaran tersebut sudah dapat digunakan untuk menjalankan program-program yang telah disusun diawal tahun ini, termasuk mengatasi persoalan tunda bayar dan tunda salur Kabupaten dan Kota.
Dia menjelaskan bahwa asumsi pendapatan APBD 2026 berada di kisaran Rp8,2 hingga Rp8,3 triliun, angka yang disusun berdasarkan realisasi pendapatan tahun sebelumnya.
Berdasarkan koordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), realisasi pendapatan Provinsi Riau tahun 2025 tercatat sekitar 86 persen atau sekitar Rp8,2 triliun dari target Rp8,5 triliun.
Dia berharap pada tahun 2026 pendapatan daerah dapat meningkat seiring upaya optimalisasi pendapatan serta potensi bertambahnya transfer pusat seperti Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU). Apalagi sebelumnya Provinsi Riau mengalami pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar sekitar Rp1,2 triliun.
Di sisi lain, Kaderismanto mengapresiasi realisasi pembayaran tunda bayar hingga saat ini sudah mencapai 80 persen, sehingga beban keuangan daerah berkurang."Tunda bayar 80 persen sudah dibayarkan. Sehingga beban berkurang," ujarnya kepada wartawan di gedung DPRD Riau, Senin (5/1/2026)
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah Riau masih menanggung beban dari kewajiban tahun-tahun sebelumnya. Pembayaran tunda bayar dan tunda salur dari tahun 2024 dan 2025 yang masih berjalan nilainya akan mempengaruhi ruang fiskal. (Fd)
.png)

Berita Lainnya
Bahas Program Kerja 2024, Komisi IV DPRD Riau Gelar RDP Bersama Dishub
DPRD Bengkalis Sampaikan Laporan Reses Masa Sidang I Tahun 2023
Anggota DPRD Riau Periode 2019-2024 Diberi Waktu Satu Bulan Kembalikan Fasilitas yang Dipinjamkan
APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
Dinilai Lamban, Dewan Sorot Kinerja BPOM Inhil Soal Covid-19
Komisi III Desak Pusat Bayarkan Tunda Salur DBH Riau untuk Tangani Covid-19
Temui Massa, Ketua DPRD Riau Janji Sampaikan Tuntutan Massa Aksi Tolak UU Cipta Kerja ke DPR RI
Abdul Wahid Minta Pemkab Inhil Evaluasi CSR Perusahaan Agar Tepat Sasaran
DPRD Riau Minta Pemerintah Lakukan Pembenahan Tata Kelola Keuangan Daerah
DPRD Riau Ajukan Dua Ranperda Informasi Publik dan Ketahanan Keluarga
Sekda Bahas KUA-PPAS TA 2021 dengan Banggar DPRD Kampar
Ketua Komisi II DPRD Kampar Soroti Program JKN KIS dan Insentif Nakes Daerah Terpencil