Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Jelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Pasar Pangkalan Kerinci Terpantau Stabil
PELALAWAN, INDOVIZKA.COM-Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau sekitar H-10 Lebaran, harga kebutuhan bahan pokok di Kabupaten Pelalawan terpantau masih stabil. Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Perindagkop) terus melakukan pemantauan harga di pasar tradisional, khususnya di Pasar Pangkalan Kerinci.
Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Pelalawan, Hanafie, mengatakan hingga saat ini belum terjadi lonjakan harga yang signifikan terhadap sejumlah komoditas pangan yang dibutuhkan masyarakat selama Ramadan.
“Sampai saat ini belum ada kenaikan harga yang dominan di pasaran. Semuanya masih stabil sejak awal Ramadan. Bahkan ada beberapa komoditas yang cenderung turun,” ungkap Hanafie saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, selain harga yang relatif stabil, aktivitas jual beli di pasar tradisional juga masih berjalan normal. Ketersediaan bahan pokok pun dinilai masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga menjelang Idul Fitri.
Berdasarkan data pemantauan harga yang dilakukan oleh Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop Pelalawan pada Selasa (10/3/2026), sebagian besar harga bahan pokok masih berada pada level yang sama dibandingkan hari sebelumnya.
Berikut daftar harga kebutuhan pokok di Pasar Pangkalan Kerinci:
Beras: Rp15.400/kg,
Daging ayam ras: Rp32.000/kg,
Telur ayam ras: Rp26.700/kg,
Bawang merah: Rp37.333/kg,
Cabai merah: Rp35.000/kg,
Cabai rawit: Rp45.000/kg,
Minyak goreng: Rp15.700/kg,
Gula pasir: Rp18.000/kg,
Bawang putih: Rp35.000/kg,
Daging sapi: Rp150.000/kg,
Tepung terigu: Rp13.000/kg,
Udang: Rp65.000/kg,
Ikan kembung: Rp35.000/kg,
Mi instan: Rp3.300/bungkus,
Tempe: Rp15.000,
Tahu mentah: Rp12.000/kg,
Pisang: Rp15.000/sisir,
Susu bubuk (400–500 gram): Rp40.000,
Susu balita (400 gram): Rp41.000,
Jeruk: Rp17.000/kg.
Hanafie menambahkan, pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga guna mengantisipasi potensi kenaikan menjelang hari raya. Jika terjadi lonjakan harga yang signifikan, Pemkab Pelalawan akan segera mengambil langkah stabilisasi pasar.
Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menggelar operasi pasar murah bagi masyarakat dalam waktu dekat di Pangkalan Kerinci.
“Untuk mengantisipasi inflasi dan lonjakan harga menjelang Lebaran, pemerintah daerah berencana menggelar operasi pasar murah agar masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Membongkar Penyebab Ketimpangan Ekonomi Indonesia
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemkab Kampar Gelar GPM Stabilkan Harga
Pemerintah akan Berlakukan HET Minyak Goreng Rp14.000 Mulai Februari 2022
Triwulan III, Ekonomi Riau Tumbuh 4,59 Persen
UMKM Bisa Ikut Lelang Pengadaan Barang Pemprov Riau Senilai Rp50 Juta
Awal Pekan, Harga Emas Dibuka Tak Berubah di Rp 935.000 per Gram
Wajib Coba! Keripik Pisang Home Industri Fasya Tawarkan Berbagai Varian Rasa
Harga Cabai Mulai Stabil Sedangkan Kentang di Pekanbaru Naik Jelang Ramadhan
Erick Thohir Sebut BUMN Bikin Minyak Goreng Bermerek INL, Harga Rp 14 Ribu
Harga Cabai Merah Bertahan Rp112 Ribu per Kilogram di Pekanbaru, Bawang Merah Turun Tipis
Pemerintah Disarankan Jual Minyak Goreng Bersubsidi ke Masyarakat Kelas Bawah
Rugi Miliaran, DKP Riau 150 Ribu Ton Ikan di Waduk PLTA Koto Panjang Mati