Pilihan
Jelang Lebaran 2022, Penarikan Uang Tunai di Riau Capai 5,2 Triliun
PEKANBARU - Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau mendata penarikan uang tunai di Riau jelang Idul Fitri 1443 Hijriah mencapai Rp5,2 triliun atau naik Rp700 miliar dari tahun lalu.
Hal itu diungkapkan Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Riau Bidang Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, dan Manajemen Internal, Asral Mashuri.
Asral mengatakan peningkatan itu didorong kebijakan pemerintah yang kembali mengizinkan masyarakat mudik. Terlebih, cuti bersama Idul Fitri pada tahun ini mencapai 10 hari.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Kami memprediksi tahun ini kebutuhan uang tunai jelang Lebaran mencapai Rp5,02 triliun karena ada cuti bersama dan diperbolehkannya mudik oleh pemerintah. Tetapi, realisasi di lapangan justru penarikan uang tunai mencapai Rp5,2 Triliun. Naik Rp700 miliar dibandingkan tahun lalu," kata dia dalam acara Media Briefing Pemenuhan Kebutuhan Uang Rupiah dan Perkembangan Harga Bahan Pokok Jelang Idul Fitri 1443 H, Kamis (28/4/2022).
"Jadi dari analisa kami permintaan uang tunai di momen menjelang Lebaran ini turun karena adanya perpindahan transaksi dari tunai menjadi transaksi elektronik atau digital," katanya.
Asral mengungkapkan, pecahan uang yang telah disalurkan untuk kebutuhan Lebaran didominasi pecahan Rp100.000 dan Rp50.000 senilai Rp4,8 triliun, dan sisanya uang pecahan kecil dengan nilai penyaluran Rp400 miliar.
.png)

Berita Lainnya
Berikut Periode Kenaikan Harga Bahan Pangan Jelang dan Sepanjang Ramadan
Belajar dari China, Intip Strategi Mereka Tarik Investasi Asing
Setelah 2 Dekade Sukses Berbisnis Waralaba, Kini Luncurkan Platform Online untuk Buka Outlet
Sri Mulyani Beberkan Pentingnya Forum G20 untuk Perdagangan dan Investasi
Disperindag Pekanbaru Pastikan Ketersediaan Beras SPHP
Harga Pinang di Riau Turun Pekan Ini, Cuma Rp6.140 per Kg
Perum Bulog Tembilahan Gelar Operasi Pasar Murah
Buntu, rapat sengit DPR dan MenkumHAM dilanjutkan besok
Sri Mulyani: Harga Tanah di Ibu Kota Baru akan Naik
Digitalisasi Koperasi dan UMKM Penting untuk Modernisasi Ekonomi Indonesia
Besok, Kadin Inhil dan Apkasindo Riau Gelar Pasar Murah Minyak Goreng Curah
Turun drastis, Harga Sawit di Inhil Capai Rp. 800/kg