Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
DPRD Riau Ajak Masyarakat Mulai Hemat Energi
PEKANBARU, INDOVIZKA.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup hemat energi sebagai langkah nyata untuk mengantisipasi krisis energi global di tahun 2026 ini.
Ajakan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi III DPRD Riau Abdullah sebagai upaya meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya efisiensi penggunaan energi, terutama listrik.
“Masyarakat bisa memulai dari hal sederhana, seperti mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, menggunakan lampu hemat energi, serta mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan,” ujarnya kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (30/3/2026).
Abdullah juga menyampaikan bahwa kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan memberlakukan Work From Anywhere (WFA) setiap hari Jumat, serta pembatasan pemakaian listrik harus diterapkan dengan sebaik-baiknya.
Sebelumnya, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto mengatakan, kebijakan hemat energi ini untuk menghemat penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) karena kondisi global yang sedang dalam krisis. Selain itu, ASN juga diminta menghemat penggunaan listrik dan kendaraan dinas.
"Sebagai langkah penghematan di tengah kondisi krisis energi global, maka kita berlakukan WFA setiap hari Jumat dan penghematan pemakaian listrik. Lampu kalau malam matikan semua kecuali di halaman luar, AC mati. Nanti saya minta Pak Sekda dan Satpol PP cek," ujar SF Hariyanto.
Menurutnya, Pemprov akan melakukan evaluasi berkala terkait penggunaan listrik. Hal ini untuk memastikan efektivitas penghematan listrik yang sudah berjalan. "Penggunaan AC, kalau pagi sebaiknya tidak dihidupkan. Kalau sudah panas atau siang baru hidupkan, untuk menghemat energi," jelasnya. (Adv)
.png)

Berita Lainnya
Dewan Inhil Kecewa, PT KIG Belum Juga Beroperasi
H Dani M. Nursalam Minta Pemprov Riau Bantu Jembatan Reteh Melalui Kebijakan Khusus
Sah, DPRD Riau Minta Pemprov Eksekusi Perda Pondok Pesantren
DPRD Riau Umumkan Pengunduran Diri Syamsuar Sebagai Gubernur
Jumlah Faskes Milik Pemerintah Kurang, DPRD Riau: Mau Operasi Antre Berbulan-bulan
Abdul Wahid Dorong FPKB di Riau Sahkan Perda Pondok Pesantren
Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum terhadap LKPJ Bupati Bengkalis TA 2024
Anggota DPRD dan Sekretaris Hadiri Aqiqah Cucu Bupati Bengkalis
Guna Mengoptimalisasi Potensi Daerah, Pemkab Sampaikan Dua Ranperda kepada DPRD Bengkalis
Hadiri Sumpah dan Janji Jabatan Anggota DPRD, Ini Pesan Pj Bupati Inhil
DPRD Riau Bahas Pengumpulan Data NA dan RUU Pembentukan DOB
Pastikan Tepat Sasaran, 145 Ribu Peserta PBI di BPJS Tembilahan Didata Ulang