Pilihan
Dewan Minta DPMD Inhil Desak Inspektorat Segera Audit APBDes dan BUMDes 2020-2021
TEMBILAHAN, (INDOVIZKA)- Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Inhil agar mendesak inspektorat segera mengaudit Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dan BUMDes tahun anggaran 2020-2021.
Desakkan tersebut disampaikan Muammar Armain Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Inhil terkait tidak lama lagi akan dilaksanakan pelantikan Kepala Desa terpilih pada Pilkades serentak di Kabupaten Indragiri Hilir pada Oktober 2021 lalu.
"Segera audit penggunaan APBDes baik dari Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) sebelum pelantikan Kades baru, sehingga persoalan di desa segera clear and clean sebelum pergantian Kades," ujarnya.
Selain itu, politisi PKB Inhil ini juga meminta Inspektorat Provinsi juga untuk fokus mengaudit Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini. Pasalnya banyak BUMDes yang tidak berjalan dengan baik.
Ia berharap, sebelum ada pergantian Kades, tidak ada lagi persoalan yang tertinggal di desa.
"Minimal mengaudit desa yang ada pergantian. Jadi persoalan sudah clear dengan Kades lama dan yang baru," imbuhnya.
.png)

Berita Lainnya
DPRD Riau Desak Pemprov Segera Perbaiki Jalan di Meranti
DPRD Riau Beri Perhatian Khusus Calon Komisaris dan Direktur PT SPR
Reses H Dani M Nursalam di Pulau Palas, Masyarakat Usulkan Pembangunan Tanggul Sepanjang 20 KM
Butuh Listrik, Iwan Taruna Fasilitasi Pertemuan Masyarakat dengan Pihak PLN
Sumardany Resmi Jabat Anggota DPRD Provinsi Riau
Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau Singgung Disdik Soal Akreditas
Politisi PKB Ade Firmansyah Ditunjuk Sebagai Ketua Pansus Ranperda Keterbukaan Informasi Publik
KUPA-PPAS APBD-P Inhil 2020 Disepkati Sebesar Rp2,2 Triliun
DPRD Riau Minta Penerus Pj Gubernur Lanjutkan Program Prioritas
Komisi II DPRD Minta Disbun dan Perizinan Evaluasi IUP Pola Kemitraan
Tanggap Darurat, Pansus BPBD Berkoordinasi ke Pusat untuk Susun Draft Ranperda
DPRD Riau Pastikan Tak Ada Refocusing Covid-19 untuk Dana Beasiswa