Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Akhirnya! Antivirus Corona Made In RI Resmi Dipatenkan
JAKARTA - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan) akhirnya mematenkan 3 produk antivirus Corona berbasis tanaman atsiri (eucalyptus). Ketiga produk ini akan dikerjasamakan bersama PT Eagle Indo Pharma (Cap Lang).
"Kita dari badan biro pertanian sudah banyak menggulirkan inovasi, teknologi. Nah pada hari ini Alhamdulillah, kita sudah bisa menghasilkan suatu inovasi yang nantinya akan kita tanda tangan bersama dengan PT Eagle Indo Pharma yang berbasis euchalyptus," ujar Plt. Sekretaris Balitbangtan Safarudin dalam acara Penandatanganan Kerja Sama terkait Lisensi Formula Antivirus Berbasis Minyak Eucalyptus, Senin (18/5/2020).
Adapun ketiga produk yang sudah dipatenkan terdiri dari :
1. Aromatik Antivirus berbasis Minyak Atisiri dengan nomor pendaftaran paten P00202003578
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
2. Ramuan Inhaler Antivirus berbasis Eucalyptus dengan nomor pendaftaran paten P00202003574
3. Ramuan Serbuk Nano Encapsulated Antivirus berbasis Eucalyptus dengan nomor pendaftaran paten P00202003580
"Nah ketiga ini akan kita kerjasamakan dengan PT Eagle secara ekslusif," sambungnya.
Safarudin menambahkan ada satu lagi produk antivirus yang masih dalam proses pematenan yakni Minyak Sirih Eucalyptus Citriodora dan Eucalyptus Globulus
"Satu lagi kita informasikan kita sedang proses pematenan adalah minyak sirih Eucalyptus Citriodora dan Eucalyptus Globulus sebagai antivirus terhadap Virus Avian Influenza, Influenza subtype H5N1 dan Gammacoronavirus 1. Insyaallah dalam waktu dekat akan segera jadi paten dan rencananya yang keempat ini akan dikerjasamakan dalam bentuk non ekslusif," tutupnya.**
.png)

Berita Lainnya
Survei Nasional Tegaskan Mayoritas Generasi Z Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Diskon Hingga 50 Persen, Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Desember
Pecah Rekor, Utang Baru Pemerintah Capai Rp 421 T di Semester I 2020
Pemerintah Jamin Tak Ada Vaksin Covid-19 Palsu
DPR Berupaya Tekan Biaya Calon Jemaah Haji 50 Juta/Orang
Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara, Jokowi: Jakarta Akan Seperti New York
Honorer Bisa Jadi PNS Sebelum 2023, Berikut Syaratnya
Pemerintah Siapkan Tes Khusus untuk Deteksi Varian Omicron Lebih Cepat
Menkeu Buka-bukaan Soal Anggaran Penanganan Covid-19
Kemenag Lepas Keberangkatan 419 Jemaah Umrah
Kominfo Pertimbangkan Blokir Game Online PUBG dan Free Fire
Hari Ini Pertamina Sah Kelola Blok Rokan