Pilihan
Masalah Salat Idul Fitri
Indra Yovi: Larangan Berjamaah di Tengah Wabah Jangan Benturkan dengan Agama
PEKANBARU - Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan daerah yang tidak ada kasus positif covid-19 dan juga tidak melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) boleh melaksanakan Salat Idul Fitri berjamaah.
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi mengungkapkan, bahkan WHO pun menyampaikan bahwa setiap umat beragama silahkan beribadah.
"Asalkan melaksanakan protokol kesehatan covid-19 dengan baik," katanya, Selasa (19/5/2020) sore.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Disampaikannya, mematuhi dan menerapkan prosedur kesehatan covid-19 diantaranya yaitu dapat menjaga social distancing atau physical distancing, pakai masker, dan selalu mencuci tangan.
"Artinya, larangan tidak boleh melakukan salat berjamaah di masjid pada saat pandemi covid-19 sekarang, jangan sampai kita benturkan dengan masalah agama," sebut Yovi.
Kalau sempat dibenturkan ke agama, sambung Yovi, masalah ini akan berakibat fatal. Sebab dilarang berjamaah dikarenakan berdekatan saat salat dapat menyebabkan penyebaran virus ke orang lain. Karena corona ini dapat menyebar dari saluran pernapasan.
"Mungkin bagi daerah atau wilayah yang tidak ada kasus positif covid-19, kasus PDP, tidak PSBB dan orangpun jarang yang keluar masuk, bisa saja untuk melaksanakan Salat Idul Fitri secara berjamaah," ucapnya.
Katanya lagi, sedangkan Arab Saudi saja dari Bulan Maret yang lalu, hingga sekarang tidak ada melakukan salat berjamaah di masjid, bahkan Pemerintah Arab Saudi juga telah mengeluarkan keputusan untuk melakukan Salat Idul Fitri di rumah dan tanpa khutbah.
"Jadi intinya sekarang, lebih baik kita ikuti saja anjuran dari pemerintah bagaimana. Dan sekali lagi, masalah larangan salat berjamaah ini jangan sampai dibenturkan dengan agama," tuturnya.
.png)

Berita Lainnya
Jembatan Sei Solok KM 183 Amblas, Polisi Lakukan Sistem Buka Tutup
Tabrakan di Persimpangan Traffic Light M Boya Tembilahan, Roni Dilarikan ke RSUD Puri Husada
Indra Muchlis Adnan Kembali Ditetapkan Sebagai Tersangka, Kuasa Hukum Angkat Bicara
TKW di Hongkong Damprat Oknum Bea Cukai: Gamis Rp 200 Ribu Didenda Rp 9 Juta
Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Desa Tanjung Pasir
Persiapan Tanggulangi Karhutla, Pemprov Riau Akan Siapkan Anggaran Dari BTT
Kurnaidi Diberhentikan Dari Jabatan Ketua PWI Sumsel
Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Pekanbaru-Siak, Pengendara Motor Terkapar
Indra Muchlis Adnan Kembali Ditetapkan Sebagai Tersangka, Kuasa Hukum Angkat Bicara
134 Kecamatan di Riau Rawan Karhutla, Ini Daftarnya
Nelayan Rohil Diserang Buaya saat Pasang Pukat di Kuala Jabon
Warga Terdampak Banjir di Dumai Bertambah Jadi 3.095 Jiwa