Pilihan
Satu Lagi, Dokter di Indonesia Kembali Meninggal karena Corona
SIDOARJO - Gatot Purwanto, seorang dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo, Jawa Timur, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di ruang isolasi karena terinfeksi virus corona (COVID-19).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman pada Sabtu (20/6) menjelaskan bahwa Gatot mulai menjalani perawatan di rumah sakit pada Rabu (17/6) setelah menderita demam dan muntah-muntah. Keesokan harinya, hasil pemeriksaan menunjukan bahwa ia positif terinfeksi COVID-19.
Dokter dengan penyakit penyerta diabetes melitus (kencing manis) itu meninggal dunia pada, Jumat (19/6) sore.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Syaf menjelaskan Gatot adalah petugas kesehatan ketiga di Sidoarjo yang meninggal dunia akibat COVID-19.
"Total yang terpapar 59 orang, dan yang meninggal dunia sudah tiga orang, dua perawat dan satu dokter," katanya, seperti dikutip dari Antara.
Wakil Ketua Gugus Tugas COVID-19 Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengatakan kematian tenaga kesehatan menunjukkan bahwa COVID-19 sama sekali tidak bisa diremehkan.
"Masihkah masyarakat menganggap virus ini tidak berbahaya?" katanya.
Menurut data pemerintah, sampai sekarang jumlah akumulatif pasien COVID-19 di Sidoarjo sebanyak 1.129 orang, sementara orang dalam pemantauan berjumlah 1.280 orang (ODP) dan 642 pasien dalam pengawasan (PDP).
Gatot adalah dokter kesembilan di Jawa Timur yang meninggal karena Covid-19.
Sebelumnya, Deny Dwi Yuniarto, dokter di Kabupaten Sampang juga meninggal dunia pada Senin (15/6) karena terinfeksi corona, sementara Dokter Dibyo Hardianto yang merupakan pengurus IDI cabang bangkalan berpulang pada Minggu (14/6). Sementara Dokter pesialis parasitologi RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Machfud, meninggal pada Jumat (12/6).
Jawa Timur sendiri masih mencatatkan lonjakan kasus harian yang signifikan. Pada Jumat (19/6) terjadi penambahan 209 kasus positif corona sehingga total kasus mencapai 9.046.
Dari keseluruhan kasus kumulatif itu, jumlah pasien yang masih menjalani perawatan hingga kini tercatat sebanyak 5.536 orang, atau setara dengan 61,20 persen.
.png)

Berita Lainnya
KPK Tetapkan Panggungharjo Jadi Desa Antikorupsi Pertama di Indonesia
Tangkap 370 Terduga Teroris Sepanjang 2021, Densus 88 Ingin Mengikis Jaringan Teroris
Menkes: Butuh 3,5 Tahun untuk Vaksinasi Covid-19 Semua Warga
Pemerintah Bentuk Satgas Vaksinasi, Sri Mulyani Ambil Bagian
Buruh Sambut Baik Revisi Kenaikan UMP DKI 2022 5,1 Persen
Ketua Korpri Imbau ASN Taat Larangan Cuti Akhir Tahun
Hari Ini, Bandara SSK II Pekanbaru Tutup Penerbangan Penumpang Hingga 1 Juni
Istana Nilai Amien Rais Tidak Gentleman Terkait Amandemen UUD untuk Jabatan Presiden 3 Periode
Ketua MPR Minta Pemerintah Jamin Keamanan Kegiatan Usaha di Sektor Komoditas Digital
Menko Airlangga: Relaksasi PPnBM Geliatkan Industri Otomotif
LPSK Anggap Pelapor Kasus Korupsi Dijadikan Tersangka Preseden Buruk
Selangkah Lagi, Riau Petrolium Terlibat Dalam Pengelolaan Blok Siak