Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Erick Thohir Minta Startup Kembangkan SDM Dalam Negeri
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan kepada seluruh perusahaan-perusahaan startup di Indonesia agar bisa meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan dan pendampingan. Selain itu, perusahaan startup yang telah berkembang dan maju juga diminta agar memberdayakan masyarakat Indonesia sebagai pekerja, bukan mengambil tenaga kerja dari luar negeri.
Sebab, Indonesia memiliki visi menjadi Indonesia Emas 2045. Di mana di tahun 2045 kebutuhan akan tenaga kerja yang mahir dalam menggunakan teknologi dan digitalisasi menjadi kunci dalam persaingan global.
"Saya ingatkan sama orang-orang kaya baru Indonesia, jangan sampai nanti, mereka jadi kaya, tapi tenaga kerjanya asing. Saya sudah ingatkan mereka, harus bisa mentraining tenaga kerja kita," kata Erick di Jakarta, Rabu (19/1).
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Di samping itu, transformasi human capital BUMN juga dalam rangka mempersiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Seperti diketahui, transformasi human capital BUMN yang digagas oleh Erick adalah membuat komunitas pemimpin muda BUMN yang memiliki kompentensi dan kapabilitas untuk meneruskan kepemimpinan di masa depan yakni BUMN Muda.
Selain itu, BUMN juga memperluas program magang, mulai dari mahasiswa dalam dan luar negeri hingga para santri pondok pesantren. Bersamaan dengan itu, Erick juga telah menyiapkan inkubator bagi generasi muda Islam menjadi lebih maju di masa mendatang melalui program #MuslimLeaderpreneur melalui MES.
"BUMN sangat bertransformasi sekarang. Tidak hanya leadership muda dan perempuan, tapi kita juga mendorong bagaimana kolaborasi BUMN dengan swasta, UMKM dan generasi muda. Kita membangun ekosistem-ekosistem, tinggal nanti harus pro aktif," imbuhnya.
Terakhir, Erick juga memiliki program Merah Putih Fund untuk membantu pembiayaan pertumbuhan soonicorn (soon to be unicorn) lokal, melalui kolaborasi bisnis dan modal. Maka dari itu, Ia menekankan agar perushaan startup ikut meningkatkan kompetensi generasi muda Indonesia menjadi mahir dalam pemanfaatan teknologi dan digitalisasi melalui pelatihan serta pendampingan.
"Kita harus buat generasi muda baru, startup baru. Kita juga mendukung yang namanya konten atau produk lokal itu ada dua, dibiayai atau diinvestasi. Untuk pembiayaan kita sangat dorong bank-bank Himbara untuk mendukung UMKM dan untuk investasi kita sudah launching kemarin bersama pak presiden, yakni Merah Putih Fund. Dimana kita akan invest di startup, yang foundernya orang Indonesia, perusahaannya beroperasi di Indonesia dan harus go public di Indonesia," tandasnya.
.png)

Berita Lainnya
2021, Uang Perjalanan Dinas Kembali Dipotong Kemenkeu
Sepanjang 2021, KPK Tetapkan 121 Tersangka Korupsi
Megawati Jabat Ketua Dewan Pengarah BRIN, PDIP: Harus Digerakkan oleh Ideologi Bangsa
Hati-hati! Bisa Jadi CPNS Tanpa Tes Hoaks
Ini Area Jangkauan Layanan Internet PLN Rp185.000 Unlimited
Daftar UMR Tertinggi di Indonesia
Posisi Hilal Tinggi, Idul Fitri 1445 Hijriah Berpotensi Serentak
Berikut 5 Daftar Bantuan Pemerintah Rencananya Diperpanjang hingga 2021
OJK Prediksi Laju Ekonomi Kuartal IV 2020 Minus 2 Persen
Daftar UMR Tertinggi di Indonesia
Ini Penyebab Tagihan Listrik Melonjak versi PLN
FHSN: Guru Honorer Sekolah Swasta Cukup Diberi Tunjangan Profesi, Tak Harus Jadi ASN