Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Airlangga Yakinkan Pengusaha untuk Berbisnis dan Berinvestasi di Indonesia
Jakarta (INDOVIZKA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakinkan dunia usaha bahwa di tengah Pandemi Covid-19, Pemerintah terus berupaya meningkatkan ekosistem bisnis dan investasi di Indonesia.
Ia menyampaikan hal tersebut dalam webinar bertajuk “Invest in Indonesia: Opportunities in Asia’s Economic Powerhouse” yang dihadiri oleh berbagai perusahaan dari negara-negara di kawasan Eropa dan sejumlah Duta Besar RI pada perwakilan RI di Eropa dan Amerika, Kamis (25/2/2021).
Airlangga menerangkan, UU Cipta Kerja dirancang untuk menyederhanakan, menyinkronkan, dan mengefektifkan peraturan yang terlalu besar dan sering kali menghambat kegiatan bisnis Indonesia.
Sebagai bagian dari tranformasi ekonomi, UU Cipta Kerja diyakini akan meningkatkan kemudahan berusaha dan menarik investasi sehingga mendorong daya saing maupun penciptaan lapangan kerja.
“Presiden RI juga telah menandatangani 51 peraturan pelaksanaan UU Cipta Kerja, yaitu 47 PP dan 4 Perpres. Semuanya diharapkan bisa menjadi pedoman pelaksanaan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan UU tersebut,” tutur Airlangga.
Menko Airlangga juga menegaskan bahwa Pemerintah berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan UU Cipta Kerja sesuai dengan standar internasional terutama pada isu-isu yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan hidup dan hak para pekerja.
“Berbagai upaya lain untuk meningkatkan iklim investasi tanah air adalah melalui Daftar Prioritas Investasi (DPI), Indonesia Investment Authority (INA), dan Online Single Submission (OSS),” kata Menko Perekonomian.
Sementara mengenai Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Pemerintah akan fokus pada kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Vaksinasi, dan Penegakan Protokol Kesehatan (3M).
Dalam kesempatan ini, Menko Airlangga juga menyinggung soal partisipasi Indonesia sebagai Partner Country di Hannover Messe Digital 2021 dan akan menjadi tuan rumah atau presidensi Konferensi Tingkat Tinggi G-20 di tahun 2022.
Di penghujung sambutannya, Menko Perekonomian mengajak semua partisipan untuk menjadi mitra investasi Indonesia dalam mendukung dan mengembangkan transformasi ekonomi Indonesia.
“Saya menyambut Anda semua dan berharap bisa yakin berbisnis dan berinvestasi di Indonesia,” tutupnya.***
.png)

Berita Lainnya
Komunitas Pers Minta Kapolri Cabut Pasal 2d dalam Maklumat, Ini Alasannya
Hari Ini Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021
Bupati Pati dan Polemik Kenaikan PBB dan Respons Masyarakat
Buruh Demo Tolak Omnibus Law, Cipta Lapangan Kerja, Apa Saja Isi RUU Itu?
Kemendes PDTT Fokus Pembangunan 10.743 Desa Pesisir dan Pulau Terluar di Indonesia
Minat Daftar PPPK 2022, Simak Dulu Besaran Gaji Berikut Ini
BNPB: Sejumlah Wilayah RI Berpotensi Banjir
Siap-siap, PNS Bakal Dijadikan Tentara Cadangan
71 Staf Peneliti Diberhentikan, Eijkman: Riset Vaksin Merah Putih Tetap Lanjut
DPR Tuding Pertamina Gagal Antisipasi Penyebab Kebakaran Kilang Minyaknya
Penerima Vaksin Covid 19 Tetap Bisa Tularkan Virus Corona, Mengapa?
Tahun Ini KemenpanRB Buka Lowongan 189.000 Pegawai untuk Pemda