Pilihan
Demo Tolak UU Cipta Kerja
Mahasiswa Bengkalis Terobos Kawat Berduri dan Bentrok dengan Polisi
BENGKALIS - Aksi unjuk rasa penolakan terhadap Undang Undang Cipta Kerja oleh mahasiswa sejumlah Perguruan Tinggi di Bengkalis semakin memanas, Kamis (8/10/2020).
Massa aksi menerobos pagar kawat berduri yang dibentang pihak kepolisian. Kemudian mahasiswa langsung ingin memasuki Gedung DPRD Bengkalis namun dihadang pihak kepolisian dan sempat terlibat bentrokan.
Ratusan mahasiswa mendesak menjumpai perwakilan DPRD yang belum mau menemui mereka. Mereka ingin menyampaikan aksi protes dan mosi tidak percaya pasca disahkannya RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Bentrokan antara pihak kepolisian dengan massa aksi tidak berlangsung lama. Dua mahasiswa yang menerobos barusan penjagaan polisi sempat diamankan di pos penjagaan DPRD Bengkalis.
Sampai berita ini diturunkan, aksi mahasiswa masih berlangsung.
.png)

Berita Lainnya
Eks Kadis dan Kabid CKTR Didakwa Rugikan Negara Rp5,50 Miliar
Kendaraan Pribadi Disarankan Tidak Lewati Km 83 Jalintim Pelalawan
Gubri Minta Bupati dan Walikota Berikan Keringanan Pajak ke Pelaku Usaha
Satlantas Polres Pelalawan Tebar Berkah di Tengah Antrean KM 75, 150 Nasi Kotak Dibagikan kepada Pengendara Lewat Program "Santun Tuah"
KPK Pindahkan Zulkifli AS ke Rutan Klas I Pekanbaru
Gubri Nilai PT RAPP Berperan Dukung Pemerintah Turunkan Angka Stunting
Ketua Bawaslu Inhil Sebut Melahirkan Pimpinan Yang Amanah Dibutuhkan Sosok Seperti Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
7 Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Inhil Resmi Dilantik, Berikut Nama dan Jabatannya
Katerina Susanti Perkenalkan Produk Unggulan Inhil kepada Ketua Dekranas Pusat
PHR Sampaikan Permintaan Maaf Karena Dirut Tak Hadiri RDP DPRD Riau
Belum Bisa Digunakan, APBD Perubahan Pemprov Riau Tunggu Evaluasi Kemendagri
Sering Ditertibkan, Emperan Toko di Tabek Gadang Masih Dihuni Anak Jalanan